Kemenhub Audit Empat Operator Kapal Pasca Rentetan Kecelakaan
Kementerian Perhubungan melakukan pengetatan pengawasan melalui audit terhadap empat perusahaan operator kapal yang terlibat dalam insiden kecelakaan pelayaran belakangan ini, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Rabu (19/8/2026). Pemeriksaan mendalam tersebut menyasar empat armada, yakni KMP Mutiara Sentosa II milik PT Atosim Lampung Pelayaran, KMP Putri Yasmin yang dioperasikan PT Jemla Ferry, KLM Nurul Salsa 01 milik PT Bunga Teratai, serta KM Prince Soya. Langkah tegas ini diambil guna mengevaluasi tingkat kepatuhan para pengelola moda transportasi laut terhadap regulasi keselamatan yang berlaku demi mencegah berulangnya kecelakaan serupa.
"Yang paling dekat kami lakukan adalah kita melakukan audit terhadap keempat perusahaan tersebut, untuk mengetahui sampai seberapa jauh mereka mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran," ujar Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.
Proses investigasi dan evaluasi nantinya menjadi acuan utama bagi kementerian dalam mengidentifikasi adanya bentuk pelanggaran aturan serta menentukan besaran tingkat kesalahan dari pihak pengelola armada. Sanksi administratif yang disiapkan mencakup teguran tertulis, pembekuan izin rute perjalanan, hingga penghentian operasional sementara bagi perusahaan yang terbukti melanggar.
Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan indikasi tindak pidana, pihak kementerian akan melimpahkan berkas perkara kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti secara hukum. Di samping evaluasi operasional, perbaikan penataan data manifestasi penumpang juga diprioritaskan akibat ditemukannya kerancuan data petugas dengan fakta di lapangan saat insiden terjadi.
Celah keterlibatan penumpang ilegal kerap bermula saat terdapat penambahan pengguna jasa setelah diterbitkannya Surat Persetujuan Berlayar (SPB) tanpa adanya pelaporan ulang kepada pihak otoritas pelabuhan setempat. "Kapal belum boleh diberangkatkan apabila sampai dengan pada saat pemberangkatan belum dikonfirmasi jumlah terakhir penumpangnya yang ada di kapal, dan itu yang akan kami lakukan," terang Dudy.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow