Kiat Menjaga Fluoride Gigi Usai Menyikat dari Ahli UGM
Kebiasaan tidak berkumur setelah menyikat gigi seperti yang sering dilakukan beberapa idol K-pop dilansir dari Detik Health memiliki alasan dari sisi medis. Seorang Sarjana Higiene Gigi Universitas Gadjah Mada menjelaskan bahwa sisa pasta gigi berfluoride perlu diberi waktu agar menempel lebih lama pada permukaan gigi. Kandungan fluoride di dalam pasta gigi berfungsi aktif dalam mencegah karies dan melindungi lapisan email secara optimal.
Pembilasan mulut dengan banyak air secara langsung dapat mengikis sisa fluoride yang seharusnya bertahan untuk merawat gigi.
Masyarakat disarankan untuk sekadar meludahkan sisa busa pasta gigi tanpa harus membilasnya dengan air dalam jumlah berlebih. Banyaknya busa saat menyikat gigi tidak dapat dijadikan tolok ukur kebersihan mulut seseorang.
Volume buih yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh formulasi bahan, salah satunya Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang berperan sebagai surfaktan. Pasta gigi dengan busa minim tetap mampu membersihkan sela-sela gigi secara efektif.
Panduan Pembilasan Mulut yang Tepat
Terdapat beberapa opsi pembilasan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan gigi: - Tidak berkumur: Maksimal dalam mempertahankan lapisan fluoride pada permukaan gigi. - Berkumur sekali memakai sedikit air: Tetap diperbolehkan apabila memberikan rasa lebih nyaman.
- Berkumur berulang kali memakai banyak air: Berisiko meluruhkan mayoritas fluoride yang menempel.
Pembilasan yang tidak berlebihan menjadi kunci utama agar manfaat perlindungan pasta gigi berfluoride bekerja efisien.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow