Konsumsi Kopi dan Air Lemon Terukur Menjaga Kesehatan Ginjal

Smallest Font
Largest Font

Konsumsi kopi dan air lemon secara terukur dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap kesehatan ginjal serta menekan risiko pembentukan batu ginjal. Temuan ahli gizi dan hasil studi ilmiah kesehatan mengonfirmasi manfaat kedua jenis minuman tersebut jika dikonsumsi sesuai batas aman harian.

Asosiasi Jantung Amerika (AHA) mencatat orang dewasa sehat dapat mengonsumsi hingga 400 miligram kafein atau setara empat cangkir kopi per hari. Di sisi lain, asupan cairan yang memadai sangat krusial untuk mencegah kerusakan fungsi organ pembersih darah tersebut.

Ahli Gizi Dialisis Sara Prato menjelaskan bahwa konsumsi kopi dalam batas sedang memiliki korelasi positif terhadap kondisi ginjal pasien.

"Jumlah yang tepat untuk setiap individu dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti tekanan darah, sensitivitas kafein, dan kesehatan secara keseluruhan," kata Sara Prato, Ahli Gizi Dialisis.

Prato menerangkan bahwa biji kopi menyimpan lebih dari 1.000 senyawa alami, termasuk polifenol, asam klorogenik, dan melanoidin yang kaya antioksidan serta antiinflamasi.

"Banyak dari potensi manfaat ini berasal dari senyawa alami kopi, bukan kafein itu sendiri, itulah sebabnya kopi tanpa kafein dapat memberikan banyak manfaat yang sama dengan kafein yang jauh lebih sedikit," kata Sara Prato, Ahli Gizi Dialisis.

Ia menuturkan bahwa kebiasaan minum kopi secara rutin mampu meminimalkan potensi pembentukan batu ginjal pada seseorang.

"Kopi dapat membantu dengan meningkatkan volume urin, yang dapat mengencerkan dan membersihkan mineral pembentuk batu sebelum mineral tersebut memiliki kesempatan untuk membentuk kristal. Kafein juga dapat meningkatkan produksi urin, yang dapat berkontributing pada efek perlindungan ini," kata Sara Prato, Ahli Gizi Dialisis.

Meski begitu, Prato mengingatkan agar penderita hipertensi yang tidak terkontrol tetap mewaspadai lonjakan tekanan darah akibat kafein.

"Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, sebaiknya batasi konsumsi kopi berkafein menjadi 1 hingga 2 cangkir per hari dan pantau tekanan darah anda, karena jumlah kafein yang lebih besar yang dikonsumsi sekaligus dapat meningkatkan tekanan darah untuk sementara waktu," kata Sara Prato, Ahli Gizi Dialisis.

Sementara itu, Ahli Gizi Terdaftar Spesialis Pencegahan Batu Ginjal Melanie Betz memaparkan hasil meta-analisis terkait penurunan risiko Penyakit Ginjal Kronis (CKD) hingga 14 persen pada peminum dua cangkir kopi harian.

"Lebih banyak kafein dapat meningkatkan tekanan darah, yang dapat langsung merusak ginjal," kata Melanie Betz, Ahli Gizi Terdaftar Spesialis Pencegahan Batu Ginjal.

Selain kopi, air lemon juga menjadi pilihan sehat karena mengandung kurang dari 15 mg kalium per gelas 240 ml. Kandungan sitratnya mengikat kalsium dalam urine guna mencegah kristal kalsium oksalat. Studi tahun 2021 pada 203 penderita batu ginjal menunjukkan konsumsi air lemon dua kali sehari menekan risiko kekambuhan sebesar 38 persen.

Pakar Kesehatan Dr. Dennis Sifris menegaskan bahwa air lemon aman dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal kronis di semua tingkatan stadia.

"Air lemon adalah pilihan yang baik untuk ginjal," kata Dr. Dennis Sifris, Pakar Kesehatan.

Penggunaan air lemon pada penderita ginjal stadium 4 disarankan membatasi total cairan 1,5 hingga 2 liter per hari, sedangkan pasien dialisis stadium 5 wajib membatasi total asupan cairan 1 hingga 1,5 liter per hari sesuai arahan dokter.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed