KPK Tahan Empat Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB

Smallest Font
Largest Font

Komisi Pemberantasan Korupsi menahan empat dari lima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan jasa penempatan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten pada Senin, 10 Agustus 2026. Penahanan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK tersebut dilakukan usai para tersangka menjalani pemeriksaan sejak pagi hari.

Pihak-pihak yang ditahan meliputi mantan Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto, Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan, Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma, serta Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres Suhendrik. Sementara itu, mantan Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi absen dari penahanan karena mengklaim dalam kondisi sakit.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyampaikan kepastian masa penahanan serta tempat penahanan sementara bagi para tersangka tersebut saat memberikan keterangan resmi.

"Keempat tersangka dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 10 Agustus sampai dengan 29 Agustus 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK," ujar Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).

Penyidik sejatinya memanggil lima orang tersangka, tetapi satu orang berhalangan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan.

"Sementara terhadap saudara YR meminta penjadwalan ulang dalam pemeriksaan hari ini, karena kondisi sedang sakit," terang Achmad Taufik Husein.

Taufik memastikan lembaga antirasuah bakal segera mengagendakan ulang prosedur pemanggilan terhadap mantan orang nomor satu di Bank BJB tersebut.

"Segera kita akan lakukan penjadwalan ulang untuk tindakan-tindakan upaya paksa berikutnya," imbuhnya.

KPK menjelaskan identitas para pihak yang dijerat dalam perkara korupsi pengadaan penempatan media placement periode 2021 hingga 2023 ini.

“Yang pertama Saudara Y selaku Direktur Utama PT Bank BJB tahun 2019 sampai dengan Maret 2025. Kemudian yang kedua, Saudara WH selaku Pemimpin Divisi Change Management Office Bank BJB sekaligus Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB 2020-2024. Yang ketiga, Saudara ID selaku Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri dan pemilik PT AM.

Yang keempat, Saudara SHD selaku Direktur PT WBSE. Dan yang kelima, Saudara SJK selaku Komisaris PT CKSB,” kata Achmad Taufik Husein.

Penyidikan merincikan belanja iklan Bank BJB periode 2021–2023 mencapai Rp409 miliar dengan melibatkan enam agensi penunjukan langsung yang menyalahi SOP dan pasang harga perkiraan sendiri (HPS) bermasalah. Praktik rekayasa lelang dan post bidding tersebut ditaksir mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga Rp223,6 miliar.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed