Liverpool Jamu Fulham pada Lanjutan Liga Inggris di Anfield

Smallest Font
Largest Font

Liverpool dijadwalkan menjamu Fulham dalam laga pekan keempat Liga Inggris 2026/2027 di Stadion Anfield pada Sabtu (12/9/2026) pukul 21.00 WIB. Tuan rumah bertekad mengamankan kemenangan kandang perdana usai mengantongi modal dua kemenangan beruntun atas Ipswich Town dan Atletico Madrid.

Performa lini depan skuad asuhan Andoni Iraola menunjukkan tren positif dengan konsisten mencetak minimal dua gol pada setiap laga awal musim. Penyerang Alexander Isak tercatat telah mengemas tiga gol, membaik dibandingkan musim lalu ketika ia terkendala cedera dan hanya mencetak total empat gol sepanjang musim.

Iraola menilai kondisi fisik dan pemahaman taktik penyerang asal Swedia tersebut kini berada dalam tingkat yang sangat baik.

"Saya senang dengan peningkatan yang ia tunjukkan dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Dari segi fisik, kondisinya sangat prima. Dia tampak bermain lepas dan bergerak dengan penuh percaya diri. Secara teknis, kita tahu kemampuannya sangat bagus," ujar Iraola dilansir dari situs resmi Liverpool.

Manajer asal Spanyol itu menambahkan bahwa peran pemain bernomor punggung sembilan di dalam tim tidak hanya terbatas pada urusan mencetak gol.

"Dia juga semakin memahami apa yang kami butuhkan dari peran pemain nomor 9. Menurut saya, kondisinya saat ini sangat baik," jelas Iraola.

Selain memberikan penilaian pada lini serang, manajer Liverpool tersebut juga menekankan pentingnya bagi tim untuk mencetak gol lebih dahulu agar tidak perlu bersusah payah bangkit dari ketertinggalan.

"Anda mungkin akan menilainya berdasarkan jumlah gol, tetapi saya selalu mengatakan bahwa saya tidak menilainya hanya dari gol saja-dia harus membantu kami dalam banyak hal, bukan hanya soal mencetak gol. Saya rasa kondisinya sangat baik," tegas Iraola.

Di sisi lain, Iraola turut menyoroti efisiensi tim dalam memanfaatkan peluang pada menit-menit awal pertandingan.

"Saya rasa tim ini memiliki gol di dalam dirinya. Di semua pertandingan kami tampil berbahaya, kami menciptakan peluang, dan mencetak dua gol di setiap pertandingan, bahkan kami bisa mencetak lebih banyak di beberapa pertandingan itu, tetapi sekarang persoalannya adalah menjadi lebih efisien," tutur Iraola dilansir dari Goal.

Faktor pertahanan menjadi perhatian utama Iraola setelah timnya sempat kebobolan lebih dulu dalam tiga dari empat laga awal.

"Kami harus tidak kebobolan dua gol melawan Newcastle, tidak kebobolan gol melawan Forest, begitu pula soal waktu kebobolan gol, karena saya rasa kami tidak memulai pertandingan dengan cukup baik. Kami memiliki contoh positif melawan Ipswich, dan pertandingan menjadi jauh lebih nyaman ketika Anda memulainya dengan cara seperti itu," tambah Iraola.

Manajer The Reds juga menegaskan pentingnya mentalitas untuk langsung menekan sejak awal laga.

"Di pertandingan-pertandingan lain, kami memulai dalam keadaan tertinggal, dan setelah itu Anda harus mengeluarkan banyak upaya untuk bangkit. Sudah jelas saya ingin mencetak gol pertama, dan setelah itu semuanya menjadi lebih mudah, tetapi kami harus memiliki mentalitas yang tepat," lanjut Iraola.

Peluang awal laga saat menghadapi Atletico Madrid menjadi contoh konkret dari aspek yang masih perlu ditingkatkan.

"Melawan Atletico, saya rasa kami mendapat peluang setelah sekitar 15 detik, dan Alexis Mac Allister punya peluang yang sangat jelas untuk mencetak gol, dan setelah itu semua orang berkata: awal yang menakjubkan, Anda mencetak gol dan semuanya berubah, tetapi saya rasa awal pertandingan mungkin menjadi salah satu aspek yang bisa kami perbaiki sedikit," kata Iraola.

Pendekatan permainan pada babak pertama dinilai menjadi kunci utama kontrol pertandingan.

"Di babak kedua kami biasanya lebih baik, tetapi saya ingin kami mencoba memaksakan gaya bermain kami sejak awal, karena semuanya menjadi lebih mudah," tutur Iraola.

Terkait calon lawan, Fulham yang kini dilatih Alvaro Arbeloa belum mengumpulkan poin dari tiga laga awal usai kalah dari Chelsea, Sunderland, dan Crystal Palace.

"Kami baru bermain 3 pertandingan di Liga Primer Inggris, dan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan besar tentang tim mana pun, dan saya rasa Fulham adalah contoh yang sangat baik untuk itu," kata Iraola.

Meski mengoleksi tiga kekalahan beruntun, penampilan Fulham dinilai tetap memiliki kualitas yang patut diwaspadai.

"Saya rasa mereka bermain dengan baik di ketiga pertandingan, sejujurnya. Mereka kalah di ketiga pertandingan dengan selisih satu gol. Saya rasa jika Anda melihat banyak statistik yang mereka miliki tanpa mengetahui berapa poin yang telah mereka raih, Anda akan mengira mereka memiliki setidaknya 5 poin, karena mereka menguasai pertandingan," ujar Iraola.

Menanggapi statistik tim lawan, Iraola kembali memberikan penilaian serupa terkait performa Fulham.

"Saya rasa Fulham adalah contoh yang bagus. Sejujurnya, saya rasa mereka bermain bagus dalam tiga pertandingan mereka mereka kalah dalam tiga pertandingan tersebut dengan selisih satu gol," ucap Iraola dilansir dari Media Indonesia.

Pertemuan ini juga mempertemukan Iraola dengan Arbeloa, rekan senegaranya saat masih aktif bermain di timnas Spanyol.

"Saya rasa kami sangat jarang bermain bersama di timnas. Kami sedikit banyak bersaing untuk posisi yang sama, tetapi ia lebih sukses, karena ia menjalani lebih banyak pertandingan daripada saya!" pungkas Iraola.

Rekor pertemuan di Anfield memihak tuan rumah yang tak terkalahkan dalam lima laga terakhir melawan Fulham, sementara kemenangan tandang terakhir The Cottagers di markas Liverpool terjadi pada Maret 2021.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed