Luhut Binsar Pandjaitan Meminta Maaf kepada Investor Global di Singapura
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan permohonan maaf kepada investor dan manajer investasi global di Singapura pada Kamis, 21 Mei 2026, terkait fluktuasi pasar keuangan domestik akibat sentimen geopolitik dunia dan kenaikan harga minyak.
Langkah ini diambil setelah menyadari adanya pelaku pasar yang terkena imbas negatif dari ketidakpastian situasi ekonomi saat ini. Pengumuman tersebut disampaikan melalui sebuah rekaman video yang diunggah pada akun Instagram pribadinya.
"Mengingat kita memiliki beberapa masalah di sini dan di sana, dan saya minta maaf juga, mungkin beberapa dari Anda memiliki dampak negatif karena situasi ini," sebut Luhut dalam video pertemuan yang diunggah di Instagram pribadi @luhut.pandjaitan, Kamis (21/5/2026).
Di sisi lain, mantan Menko Marves tersebut memaparkan bahwa indikator fundamental ekonomi nasional sebenarnya masih berada dalam posisi yang kuat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia dilaporkan melaju cepat pada angka 5,61 persen.
Luhut menjamin bahwa laju inflasi domestik masih berada di bawah kendali pemerintah meskipun pergerakan harga minyak dunia sedang bergejolak. Target stabilitas harga ini diproyeksikan akan terus dipertahankan pada periode-periode berikutnya.
"Tapi saya juga bisa memberitahu Anda, inflasi kita masih bisa dikelola dengan baik, kira-kira di 2,4%. Kita berusaha untuk tidak menurun," beber Luhut.
Guna mengantisipasi risiko pembengkakan inflasi yang berpotensi terjadi pasca-Juli 2026, Luhut mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia memberikan rekomendasi strategis berupa penyaluran insentif ekonomi demi mengamankan tingkat konsumsi masyarakat.
Efek lonjakan harga minyak global diperkirakan mulai merembet ke sektor komoditas barang di dalam negeri dalam waktu dekat. Oleh karena itu, persiapan instrumen kebijakan stimulus menjadi poin krusial yang diusulkan kepada kepala negara.
"Tapi saya juga ingatkan kepada presiden, kita harus melihat dengan jelas setelah Juli. Jadi, kita juga harus mempersiapkan stimulus untuk menjaga ekonomi kita, karena kita mengerti dampak harga minyak pada ekonomi kita, pada barang, saya pikir (akan terasa) mulai bulan ini atau mungkin awal bulan berikutnya," papar Luhut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow