Malaysia Tambah Kuota BBM Subsidi untuk Tekan Biaya Hidup
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim merilis serangkaian kebijakan ekonomi baru guna meringankan beban biaya hidup masyarakat serta memperkuat sektor usaha kecil di Malaysia yang dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 1 September 2026.
Langkah taktis ini diambil pemerintah di tengah munculnya tekanan publik terhadap kepemimpinan Anwar, meskipun pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Malaysia secara mengejutkan berhasil melonjak hingga 6 persen pada kuartal II tahun ini.
Dilansir dari Detik Finance, pembatasan konsumsi bensin RON 95 bagi warga negara Malaysia dipulihkan kembali menjadi 300 liter per bulan dari yang sebelumnya sempat dipangkas menjadi 200 liter per bulan akibat imbas lonjakan harga minyak mentah internasional. Selain itu, alokasi solar untuk kelompok pengguna tertentu dipastikan ikut meningkat hingga 400 liter setiap bulannya.
Pemerintah Malaysia turut meluncurkan akses gratis ke berbagai aplikasi kecerdasan buatan seperti Gemini Enterprise serta Wonderclip bagi warga berusia 18 hingga 30 tahun. Kenaikan batas pendapatan perusahaan yang dibebaskan dari kewajiban e-invoice juga dinaikkan hingga 3 juta ringgit per tahun, bersandingan dengan kenaikan alokasi pembiayaan mikro pedagang kecil, perawatan sekolah, dan modernisasi layanan kesehatan digital.
Seluruh dana hasil pemulihan dari penyitaan maupun perampasan aset korupsi dipastikan bakal dialihkan sepenuhnya untuk mendanai sektor prioritas, utamanya bidang pendidikan serta fasilitas kesehatan masyarakat.
Langkah penguatan ekonomi ini digulirkan setelah koalisi pimpinan Anwar mengalami penurunan dukungan dan menelan kekalahan pada tiga pemilu daerah secara berturut-turut. Hasil dalam pemilihan tingkat negara bagian tersebut menjadi sinyal penting bagi peta politik Malaysia menuju pemilu nasional yang wajib digelar paling lambat awal 2028.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow