Menkeu Paparkan Program Percepatan Peningkatan Kualitas Pendidikan 2027
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mengumumkan program percepatan peningkatan kualitas pendidikan yang akan dijalankan pada 2027. Pengumuman ini disampaikan dalam pidato tanggapan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi tentang RUU APBN 2027 pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Purbaya mengungkapkan bahwa RAPBN 2027 menetapkan belanja negara sebesar Rp 4.097,2 triliun dengan target pendapatan negara Rp 3.426,0 triliun. Anggaran pendidikan khususnya dialokasikan sebesar Rp 820,9 triliun untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional sesuai amanat Undang-Undang 1945.
Beberapa program utama yang didanai dari anggaran tersebut antara lain Program Indonesia Pintar yang menyasar 22,1 juta siswa, Kartu Indonesia Pintar Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa, serta tunjangan profesi guru non-PNS bagi 1,3 juta guru.
"Percepatan peningkatan kualitas pendidikan antara lain dengan pembangunan Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi, percepatan revitalisasi sekolah dan madrasah, serta peningkatan kualitas pembelajaran melalui Makan Bergizi Gratis," ujar Purbaya dalam rapat paripurna DPR RI ke-3 masa persidangan I tahun sidang 2026-2027.
Program Makan Bergizi Gratis akan menjangkau 60,6 juta penerima, selain itu juga direncanakan pembangunan 7 Sekolah Unggul Garuda dan renovasi 12.215 satuan pendidikan sekolah dan madrasah.
Purbaya juga merinci program lain seperti pembangunan dan operasional 266 Sekolah Rakyat, bantuan operasional sekolah untuk 54,2 juta siswa, serta dukungan penyelenggaraan PAUD bagi 6,3 juta peserta didik.
"Belanja negara dialokasikan sebesar Rp 4.097,2 triliun. Pendapatan negara ditergetkan mencapai Rp 3.426,0 triliun," kata Purbaya.
Tunjangan profesi guru ASN daerah akan diberikan untuk 1,7 juta guru, sementara tambahan penghasilan disiapkan bagi 20,7 ribu guru ASN daerah. Bantuan juga diberikan kepada 148 museum dan taman budaya, serta beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Dalam strategi pendidikan 2027, pemerintah fokus pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan yang merata melalui PIP dan KIP Kuliah, pembangunan sekolah unggulan terintegrasi tingkat SMA dan Sekolah Rakyat, serta percepatan revitalisasi sekolah dan madrasah dengan penyediaan prasarana dan sarana pendukung.
"Sesuai dengan Undang-Undang 1945, negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN dan nota keuangan 2027 yang dilansir dari Detikcom.
Peningkatan kualitas pembelajaran melalui program Makan Bergizi Gratis dan pemenuhan hak pendidikan dasar secara bertahap, selektif, dan afirmatif juga menjadi fokus kebijakan pemerintah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow