Menpora Erick Thohir Kukuhkan Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari bersama Menpora Erick Thohir mengukuhkan Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada Rabu, 9 September 2026, di Wisma Serba Guna, Gelora Bung Karno (GBK).
Indonesia akan mengirimkan 430 atlet dan 145 ofisial yang berasal dari 35 cabang olahraga untuk berkompetisi di ajang multievent terbesar se-Asia tersebut, dilansir dari Detik Sport.
Raja Sapta Oktohari membuka pengukuhan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim sebagai tanda resmi pengukuhan Tim Indonesia.
Menpora Erick Thohir memberikan pesan semangat kepada para atlet yang akan bertanding, mengingatkan prestasi Indonesia sebelumnya yang berhasil meraih 98 medali emas dalam Asian Games.
"Indonesia sudah banyak mengibarkan Merah Putih di manca negara. Kita mendapatkan 98 emas, ini karena para pendahulu kita, dan tentu sebagian yang ada di sini. Tepuk tangan untuk kalian semua," ujar Erick.
Namun, Erick mengingatkan bahwa Indonesia belum bisa berpuas diri karena negara tetangga telah mengumpulkan 141 medali emas dalam Asian Games.
"Kalau kita bicara besarnya negara Indonesia, kita yang terbesar di Asian Games, baik segi penduduk, politik, ekonomi, kita ada semua," tambah Erick.
Ia menantang para atlet dan pihak terkait agar bisa mempersiapkan Asian Games dengan baik dan mengibarkan Merah Putih sebanyak-banyaknya di ajang tersebut.
Dalam kesempatan itu, Menpora bertanya kepada atlet yang hadir, "Siapa yang mau dapat medali emas?" dan dijawab dengan anggukan tangan serempak.
"Buktikan, buktikan buat diri Anda yang sudah berjuang meninggalkan hidup keseharian, keluarga, letih, tangis, cedera, tinggal 10 hari lagi," tegas Erick.
Erick juga mengajak yang belum merasa berpotensi medali untuk menantang diri sendiri dan meningkatkan prestasi, serta mengingatkan bahwa persaingan untuk medali emas sangat ketat.
"Yang potensi emas, persaingan sangat ketat. Banyak negara yang sudah berinvestasi di olahraga. Itu kenapa kami Kemenpora berintropeksi diri. Kita ubah pola pikir kita," ujar Erick.
Ia menyampaikan arahan Presiden RI Prabowo Subianto bahwa olahraga adalah duta bangsa dan mencerminkan kehidupan bangsa, sehingga Asian Games menjadi pantauan penting menuju Olimpiade.
"Tak lama lagi, tinggal dua tahun. Kita juga siapkan Pelatnas kesinambungan, ada indeks prestasi, dan kalau ada yang main-main dengan anggaran, saya yang bawa ke hukum. Jangan main-main dengan kita," tegas Menpora.
Erick berharap seluruh atlet dapat menyatukan komitmen sebelum bertemu Presiden RI Prabowo Subianto dan menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara harus merebut medali emas sebanyak mungkin.
"Saya berharap dengan kita menyatukan komitmen sebelum ketemu Bapak Presiden, kita bulatkan tekad. Kita adalah negara yang terbesar di Asia Tenggara, kita patut rebut emas sebanyak-banyaknya. Kita bisa, kita bisa. Salam olahraga," tutup Erick.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow