Menteri Keuangan Bidik 40 Perusahaan Baja Diduga Mengemplang Pajak Rp 5 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membidik 40 perusahaan baja yang diduga mengemplang pajak dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 5 triliun, seperti dilansir dari Detik Finance.
Hingga kini, baru satu perusahaan yang telah diperiksa karena tidak memenuhi kewajiban perpajakan, sementara 39 perusahaan lainnya masih dalam proses penelusuran.
"Saya punya list 40. Baru diperiksa satu yang lain belum dikejar. Itu aja kita kira mungkin bocor Rp 4 triliun hingga 5 triliun," ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.
Purbaya menjelaskan perusahaan-perusahaan tersebut melakukan manipulasi terkait bahan bangunan, operasional, serta maraknya barang impor ilegal yang beredar bebas di pasaran.
Dalam inspeksi mendadak ke lapangan, Purbaya menyatakan potensi kerugian negara dari satu perusahaan bisa mencapai Rp 1 triliun per tahun.
"Satu perusahaan itu aja sampai 1 triliun lo dapatnya loh sebetulnya. Kemarin saya datang itu. Satu tahun ya?
Tiga tahun. Tiga tahun lah. Belum ngetarik lima tahun banyak tuh dapatnya," beber Purbaya.
Penertiban ini tidak hanya menyasar Pajak Penghasilan (PPh), tetapi juga Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pelanggaran jalur impor.
"PPH, PPN, apa semuanya. Impor-impornya juga bohong. Semuanya itu. Jadi kan kita beresin yang betul," tambahnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow