Menteri Keuangan Kejar 40 Perusahaan Baja Diduga Pengemplang Pajak

Smallest Font
Largest Font

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sedang mengejar 40 perusahaan baja yang diduga melakukan pengemplangan pajak, termasuk manipulasi bahan bangunan dan pengedaran barang impor ilegal, dilansir dari Detik Finance.

Hingga kini, baru satu perusahaan yang diperiksa, sementara potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun.

Kemudian, dari satu perusahaan yang diperiksa, kerugian negara bisa mencapai Rp 1 triliun per tahun, termasuk pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, dan pelanggaran impor.

"Saya punya list 40. Baru diperiksa satu yang lain belum dikejar. Itu aja kita kira mungkin bocor Rp 4 triliun hingga 5 triliun," ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Purbaya menjelaskan bahwa inspeksi mendadak di lapangan mengungkap potensi kerugian besar dari satu perusahaan saja selama beberapa tahun.

"Satu perusahaan itu aja sampai 1 triliun lo dapatnya loh sebetulnya. Kemarin saya datang itu. Satu tahun ya?

Tiga tahun. Tiga tahun lah. Belum ngetarik lima tahun banyak tuh dapatnya," beber Purbaya.

Dia menambahkan bahwa penertiban ini tidak hanya menyasar pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai, tetapi juga pelanggaran jalur impor.

"PPH, PPN, apa semuanya. Impor-impornya juga bohong. Semuanya itu. Jadi kan kita beresin yang betul," tambah Purbaya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed