Naomi Osaka Alami Cedera Achilles Usai Tersingkir dari US Open 2026
Petenis asal Jepang Naomi Osaka berniat menjalani pemeriksaan medis lanjutan guna menangani cedera tendon Achilles kiri yang mengganggu penampilannya saat kalah dari Elena Rybakina pada babak keempat US Open di New York, Senin.
Masalah fisik pada kaki kiri tersebut sebelumnya telah memerlukan penanganan medis saat ia memenangi laga babak ketiga melawan Elise Mertens, sebelum akhirnya memburuk saat menghadapi Rybakina dan menyerah 6-1, 6-4.
"Pertandingan terakhir yang saya jalani, saya merasakan sakit yang hebat di kaki saya," kata Osaka.
Kondisi tersebut membuat Osaka tidak mampu melakukan dorongan maksimal saat melakukan servis maupun mengantisipasi pendaratan di lapangan.
"Lalu pagi ini, kondisinya menjadi jauh lebih buruk. Saya merasa telah bermain sebaik yang saya bisa mengingat situasi tersebut," ujar Osaka.
Guna mengurangi rasa sakit yang dialaminya selama bertanding, mantan petenis nomor satu dunia itu sempat berupaya menyesuaikan gaya permainannya.
"Saya tidak bisa benar-benar mendorong seperti yang saya inginkan, dan ketika saya mendarat, itu terasa agak sakit," tambah Osaka.
Langkah taktis tersebut diambil demi meminimalkan benturan keras pada kakinya saat mendarat usai melakukan pukulan pertama.
"Saya mencoba mencari cara untuk, saya pikir, meminimalkannya. Saya pikir jika saya melakukan servis sedikit lebih lambat, dampaknya saat saya mendarat akan lebih kecil," tutur Osaka.
Kekalahan dari juara Australian Open itu terjadi dalam durasi pertandingan yang relatif singkat, yaitu hanya berjalan selama 66 menit.
"Kemarin saya menjalani pemeriksaan USG, dan baru saja saya menjalani USG lagi, dan saya kemungkinan akan melakukan pemeriksaan MRI, karena sejujurnya saya tidak benar-benar tahu pasti apa yang sedang terjadi," ungkap Osaka.
Meskipun harus menyelesaikannya dalam kondisi cedera, Osaka merasa bersyukur karena kalender kompetisi musim ini sudah mendekati penghujung.
"Untungnya kita berada di akhir tahun, jadi setelah tur Asia, kami mendapat libur dua minggu. Saya hanya akan memanfaatkan waktu yang saya miliki dan berusaha bijak mengenai jumlah pertandingan yang saya mainkan," jelas Osaka.
Petenis yang mengoleksi dua gelar US Open ini tetap memandang positif pencapaian sepanjang musim ini sejak kembali berkompetisi penuh pascalibur melahirkan.
"Saya memulai tahun ini dengan cedera," ucap Osaka.
Sebelum melangkah hingga babak 16 besar di Roland Garros dan perempat final Wimbledon, Osaka sempat tersingkir di babak ketiga Australian Open.
"Saya tidak tahu apakah ini terhitung sebagai mengakhiri tahun dengan cedera, tetapi saya pasti belajar banyak tentang diri saya sendiri, tentang tenis saya," kata Osaka.
Rentetan hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Osaka untuk terus mengasah kemampuannya menghadapi para petenis papan atas dunia pada musim mendatang.
"Saya melangkah paling jauh dari yang pernah saya capai di French Open dan di Wimbledon. Semoga saya dapat terus membangun pencapaian itu dan bermain lebih banyak pertandingan dengan para pemain yang sangat bagus ini, karena saya merasa membutuhkan hal itu," pungkas Osaka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow