Nicky Tirta Kritik Food Vlogger Usai Review Dubai Chewy Cookie UMKM

Smallest Font
Largest Font

Aktor sekaligus juru masak Nicky Tirta menyoroti aksi seorang produsen konten ulasan makanan yang dinilai merugikan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) usai mengulas produk Dubai chewy cookie seharga Rp15.000, sebagaimana dilansir dari Detik Food.

Kritik tersebut disampaikan Nicky melalui sebuah unggahan video di akun TikTok miliknya pada 27 Agustus, menanggapi sorotan publik terhadap ulasan kue dari Pasar Senen, Jakarta Pusat.

"Saya mau berterima kasih sama orang ini. Gara-gara dia, saya jadi tahu ada food reviewer yang berkualitas dan ada yang tipe begitu," ujar Nicky Tirta dalam videonya.

Mantan penyanyi duet tersebut lantas menyayangkan cara sebagian pencipta konten dalam mengulas sebuah produk makanan di media sosial.

"Ada yang mencari rezeki dengan menghambat rezeki orang lain. Mencari atensi dengan cara sok keren dengan menjatuhkan produk orang lain," katanya.

Nicky menekankan pentingnya menjaga etika dalam membuat ulasan, mengingat banyaknya pihak yang menggantungkan hidup pada kelangsungan usaha kuliner skala kecil.

"Usaha orang atau UMKM itu mungkin modalnya dengan tabungan yang susah payah dikumpulkan. Di balik usaha seseorang itu ada orang-orang yang harus dihidupi," tutur pelantun 'Indah Cintaku' itu.

Ia menambahkan bahwa ulasan negatif yang disampaikan tanpa pertimbangan dapat berdampak langsung pada kesejahteraan para pekerja.

"Di balik usaha orang ada karyawan, plus keluarganya si karyawan ini yang harus dihidupi," lanjutnya.

Guna menyikapi fenomena ini, Nicky meminta publik untuk tidak terus memberikan perhatian kepada pencipta konten yang dinilai tidak memiliki etika usaha.

"Ini harusnya nggak usah dikasih panggung lagi. Sama sekali jangan ditonton, jangan di-follow, jangan dikasih endorse," tegasnya.

Sejumlah warganet turut memberikan respons senada pada kolom komentar unggahan tersebut.

"Dia berharap apasih sama harga Rp15.000, ada etikanya kalau ngereview makanan. Ini dia jelas banget nunjukkin muka mau muntah," tulis netizen.

Sentimen serupa juga diutarakan pengguna lain yang menyoroti persoalan adab dalam menilai suatu produk makanan berharga terjangkau.

"Saya pernah belikan anak saya kue seperti itu, dan harganya sama Rp15.000. Anak saya bilang enak, mungkin enak gak enak selera, tapi etika itu perlu. Inget di atas ilmu ada adab," tulis netizen lainnya.

Sebelumnya, produsen konten Shely Che menuai kritikan netizen usai memberikan komentar terhadap produk kue yang dibelinya di pusat jajanan kue subuh Pasar Senen.

"Isiannya juga melempem, kayak mochi gak juga sih," katanya dalam video tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed