Pabrikan Besar Desak Kongres AS Larang Mobil China Masuk
Sejumlah pabrikan besar yang diwakili aliansi untuk Inovasi Otomotif mendesak agar kongres AS meminta agar mobil China dilarang masuk ke Negeri Paman Sam.
Aliansi untuk Inovasi Otomotif (AAI) yang mewakili General Motors, Ford, Toyota, Volkswagen, Hyundai, Honda, Stellantis, dan pabrikan besar lainnya, mendesak Kongres AS untuk mengesahkan undang-undang yang melarang masuknya kendaraan asal China sebelum tutup tahun.
Menurut laporan Reuters, langkah ini harus ditempuh mengingat deretan produsen China yang kian masif menjajakan mobil listriknya di berbagai belahan dunia. Namun, berkat aturan di era mantan Presiden AS Joe Biden, deretan mobil China memang sudah dilarang masuk AS.
"Hal ini belum terjadi di AS, tetapi mengingat skala dan urgensi akan ancaman (dibanjiri mobil China) ini, kami mendesak untuk memberlakukan larangan terhadap kendaraan, perangkat lunak, dan perangkat keras asal China sebelum masa sidang tahun ini berakhir dan menjadikan kebijakan ini sebagai undang-undang," demikian tulis Presiden dan CEO AAI John Bozzella dalam surat resminya.
Pada 22 Juli lalu, Komite Perdagangan Senat menyetujui rancangan undang-undang terkait keamanan kendaraan terhubung yang mengusulkan larangan impor, produksi, penjualan, dan penjualan kembali dari produsen yang pemegang sahamnya berasal dari Tiongkok dengan besar saham 15 persen. Namun rancangan undang-undang itu masih menunggu persetujuan penuh dari Senat.
Bozella mengatakan bahwa pengesahan RUU tersebut bisa menjadi sinyal bahwa strategi China untuk mendominasi industri otomotif global bakal dihadapi dengan respons keamanan nasional dari pemerintah AS.
Sebelumnya, AAI sudah mendesak komite juga mempertimbangkan sebagian isi undang-undang tersebut, termasuk larangan bagi Departemen Perdagangan untuk memberikan otorisasi khusus kepada produsen mobil China seperti BYD, Chery, SAIC Motor, dan lainnya yang mendapat subsidi dari Partai Komunis China untuk memproduksi, menjual, atau mengimpor kendaraan terhubung ke AS.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow