Pemeriksa Fakta Verificat Bantah Klaim Gavi Sindir Argentina

Smallest Font
Largest Font

Lembaga pemeriksa fakta Verificat mengonfirmasi bahwa klaim viral yang menyebut gelandang Spanyol Pablo Gavi menuduh Argentina melakukan korupsi usai final Piala Dunia 2026 merupakan informasi palsu. Hasil verifikasi pada Senin, 20 Juli 2026, menunjukkan bahwa narasi tersebut berasal dari akun media sosial satir.

Unggahan di platform X sebelumnya mengeklaim bahwa Gavi menyindir pemain Argentina, Leandro Paredes, melalui sebuah wawancara buatan usai laga final. Akun pembuat konten palsu tersebut menyebarkan kalimat rekaan yang diklaim sebagai ucapan Gavi.

"¿Apakah kali ini Infantino tidak menjawab panggilan kalian?" tulis akun parodi tersebut.

Selain sindiran tersebut, unggahan tandingan buatan itu juga menyertakan klaim kemenangan moral untuk memperkeruh suasana.

"sepak bola akhirnya menang melawan korupsi" tambah akun satir itu dalam unggahannya.

Verificat menjelaskan bahwa penerbitan asli berasal dari akun parodi yang secara eksplisit mencantumkan keterangan penolakan tanggung jawab pada profilnya.

"Fiksi dan satir sepak bola, jangan percaya apa pun" tulis deskripsi biografi akun pembuat hoaks tersebut.

Foto yang digunakan dalam unggahan palsu juga bukan berasal dari konferensi pers pascamatch, melainkan tangkapan layar video Diario AS tanggal 29 Juni 2026. Alih-alih memicu polemik, Gavi mengunggah pesan perayaan emosional di media sosial pada Senin.

"Jangan ada yang membangunkan saya dari mimpi ini, mimpi seorang anak dari Los Palacios yang bermimpi memenangkan Piala Dunia bersama negaranya dengan bermain di alun-alun kota, dan sekarang, pada usia 21 tahun, mewujudkannya di New York, bersama sekelompok monster yang akan mencatatkan sejarah dan tetap berada dalam ingatan semua orang selamanya" tulis Gavi, gelandang tim nasional Spanyol.

Pemain berusia 21 tahun itu juga mengingat kembali masa-masa sulit yang harus ia lewati akibat cedera panjang sebelum mencapai puncak kariernya.

"Kisah saya adalah kisah mengalami masa-masa sulit dalam beberapa tahun terakhir karena cedera, tetapi berkat orang-orang terdekat saya, keluarga, teman-teman, serta semua kerja keras dan pengorbanan yang dilakukan untuk sampai ke sini, hari ini saya bisa mengatakan bahwa itu semua sepadan dan saya bersedia melaluinya lagi dan lebih dari itu" ujar Gavi, pesepak bola Spanyol.

Gavi juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga, Real Betis, La Masia, serta para pelatih, dan mempersembahkan trofi tersebut untuk almarhumah neneknya.

"Saya yakin Anda telah membantu saya dari atas sana" ungkap Gavi, pemain Spanyol.

Sementara itu, tidak ada pernyataan publik dari Gavi, Eric Garcia, maupun Leandro Paredes terkait insiden fisik seusai peluit panjang di MetLife Stadium. Wasit Slavko Vincic memberikan kartu merah kepada Paredes pascamatch, sedangkan Spanyol memastikan gelar juara dunia kedua mereka lewat gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed