Pemerintah Mendorong Spesifikasi Motor Listrik Nasional Berbasis Nikel

Smallest Font
Largest Font

Pengembangan sepeda motor listrik nasional bakal memprioritaskan penggunaan baterai berbasis nikel untuk memperkuat rantai pasok industri domestik. Langkah strategis ini mengemuka saat peluncuran ekosistem kendaraan listrik yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Model motor listrik nasional yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut diduga merupakan hasil rebadge dari Alva N3. Kendaraan roda dua ini dibekali fitur pengisian daya cepat yang mampu mengisi ulang baterai dari 10 persen hingga 50 persen dalam waktu kurang dari 30 menit melalui Alva Charging Station.

Dari sisi performa, motor tersebut dapat melaju hingga kecepatan 80 km per jam dan sanggup menempuh jarak hingga 140 km jika menggunakan dua baterai. Selain port USB dan teknologi anti-banjir, kendaraan ini juga dilengkapi sistem pengisian daya 840 watt dengan durasi 4 jam serta 500 watt selama 7 jam.

Pemerintah menargetkan optimalisasi sumber daya alam dalam negeri untuk menyokong penuh komponen utama kendaraan listrik tersebut.

"Terutama kita lihat baterai untuk listrik nasional ini kita akan dorong secara penuh untuk menggunakan nickel based. Karena nikel kita ketahui bersama 46 persen reserve nikel di dunia itu ada di Indonesia," kata CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, Kamis (13/8/2026).

Rosan memperkirakan nilai potensi pasar di sektor kendaraan roda dua berbasis listrik ini mampu mencapai US$170 miliar atau setara Rp3.039,12 triliun.

Proses manufaktur diarahkan mulai dari pengolahan bijih nikel menjadi sel baterai hingga perakitan battery pack secara mandiri. Saat ini, sekitar 10 perusahaan dalam negeri tercatat telah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan Kementerian Perindustrian.

Pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional ini turut menggandeng PT Len Industri dan akademisi untuk menerapkan standardisasi internasional demi meningkatkan daya saing produk di pasar global, sebagaimana dilaporkan CNN Indonesia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed