Pemerintah Sediakan 289 Ribu Lowongan Kerja Luar Negeri di SISKOP2MI
Ratusan ribu peluang kerja di berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, hingga kawasan Eropa kini dibuka untuk pekerja migran Indonesia (PMI). Masyarakat dipersilakan memanfaatkan kanal resmi milik pemerintah untuk mengakses informasi lowongan tersebut.
Kanal terpadu bernama Sistem Komputerisasi untuk Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) hadir guna memfasilitasi penelusuran lowongan kerja sekaligus memantau alur penempatan PMI. Penjelasan ini dikutip dari Detik Finance.
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani menyarankan calon tenaga kerja untuk langsung membuat akun pada portal resmi tersebut agar dapat memantau seluruh formasi yang tersedia.
"Ingin melihat peluang kerja di luar negeri, sebetulnya cara paling mudah adalah bikin account di SISKOP2MI ini dan lihatlah apa saja peluang kerja yang saat ini ada di luar negeri," ujar Christina dalam konferensi pers bersama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).
Pada tahun 2026, tercatat sekitar 289 ribu lowongan kerja luar negeri yang tersebar di bermacam sektor. Bidang pekerjaan yang ditawarkan mencakup sektor kesehatan, industri manufaktur, konstruksi, hingga hospitality.
"Lowongan yang terbagi dari berbagai sektor. Mau itu kesehatan, manufaktur, hospitality, welder, konstruksi, ABK, kelistrikan, pengelasan, dan lain-lain," kata Christina.
Layanan yang beralamat di siskop2mi.bp2mi.go.id ini mengintegrasikan seluruh tahapan keberangkatan. Pencari kerja bisa mendaftar, mengikuti seleksi, memantau status lamaran, hingga mengurus dokumen persyaratan melalui platform digital ini.
Tahapan verifikasi berkas, penjadwalan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP), sampai pemantauan kelengkapan status sebelum pemberangkatan juga dapat diakses langsung oleh para calon PMI.
Fungsi SISKOP2MI mencakup pula penanganan masalah, pemulihan hak PMI, pendataan sanksi bagi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), serta penanganan kepulangan pekerja secara terpadu.
Pemanfaatan sistem digital resmi menjadi sarana penyaring utama bagi masyarakat agar terhindar dari modus penipuan lowongan kerja luar negeri yang kerap meminta uang atau dokumen pribadi tanpa legalitas jelas.
Guna menekan maraknya tawaran pekerjaan palsu di ruang digital, Kementerian P2MI membentuk Unit Patroli Siber. Unit ini berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menurunkan (takedown) tautan bermasalah.
Sepanjang 1 Januari hingga 31 Agustus 2026, sebanyak 7.908 tautan ilegal berhasil diturunkan. Jumlah pemblokiran tersebut mencapai 78 persen dari total 10.504 aduan yang masuk ke Komdigi.
Christina memperingatkan publik agar mewaspadai iming-iming proses kerja luar negeri yang tampak serba cepat dengan gaji besar tanpa syarat yang rasional.
"Kalau sesuatu yang terlihat terlalu mudah, nanti end up-nya bisa-bisa, di sindikatlah, di Myanmar, di Kamboja, seperti yang sering kita dengar, kita baca berulang-ulang di media massa," ujar Christina.
Pemerintah turut memperketat pengawasan fisik di titik-titik perbatasan negara. Sepanjang 2025 hingga Juli 2026, sebanyak 6.668 calon pekerja migran nonprosedural berhasil dicegah keberangkatannya dari lokasi seperti Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Utara, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Aduan terkait dugaan penempatan ilegal maupun kendala kerja di luar negeri dapat disampaikan via hotline 0800-1000 dan 021-2924-4810, WhatsApp 0811-8080-141, situs resmi kementerian, atau Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di 23 provinsi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow