Tiga Pemimpin Negara Bagian Inggris Raya Sepakati Deklarasi Referendum
Tiga pemimpin pemerintahan Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales merencanakan penandatanganan deklarasi bersama di Cardiff guna menuntut pelaksanaan referendum kemerdekaan dari Inggris Raya, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Rencana aksi bersama tiga negara bagian tersebut mencuat setelah Perdana Menteri Inggris Raya, Andy Burnham, menyampaikan di hadapan House of Commons bahwa pemungutan suara lanjutan diizinkan apabila diinginkan oleh mayoritas warga Skotlandia. Opsi penentuan nasib sendiri ditegaskan tetap menjadi agenda utama oleh pemerintah Skotlandia dalam menanggapi pernyataan tersebut.
"Kami mencurahkan waktu untuk hal ini karena ini merupakan perubahan transformasional yang memungkinkan Skotlandia berdiri di atas kaki sendiri di kancah dunia dan secara penuh mengupayakan masa depan lebih baik yang kami inginkan," kata Mairi McAllan, Menteri Pendidikan Skotlandia.
Kondisi politik serta hubungan ketatanegaraan di dalam kawasan Britania Raya dipandang tidak lagi relevan dengan perkembangan saat ini. "Status quo di Inggris tidak dapat dipertahankan," ujar Mairi McAllan.
Dukungan dari jajaran pimpinan Irlandia Utara dan Wales turut memperkuat dorongan agar kesepakatan formal segera ditandatangani. "Pekan lalu Perdana Menteri menegaskan di hadapan House of Commons bahwa Skotlandia harus memiliki jalan untuk menentukan masa depannya sendiri; jadi, kami hanya ingin hal itu disepakati sekarang dalam format hukum agar kami dapat menjalankan mandat kami di Skotlandia," kata Mairi McAllan.
Dinamika politik Britania Raya ini juga mendapat perhatian dari pemimpin negara lain yang menyuarakan pandangannya terkait unifikasi wilayah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan dukungan atas wacana penyatuan wilayah Irlandia Utara dengan Republik Irlandia saat menghadiri turnamen golf Irish Open. "Ada Irlandia Utara dan ada Irlandia, dan menurut saya, menyatukan keduanya adalah hal yang sangat wajar dan alami," kata Donald Trump, Presiden AS.
Isu mengenai potensi pemisahan wilayah lain di kawasan Britania Raya masih belum menjadi fokus pembahasan utamanya saat ini.
"Anda bertanya soal Skotlandia. Itu hal yang belum akan saya bahas sekarang. Saya simpan dulu untuk lain waktu," ujar Donald Trump. Inggris Raya merupakan negara monarki konstitusional yang mencakup wilayah Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara, dengan perkiraan jumlah penduduk mencapai 69.414.000 jiwa pada tahun 2025.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow