Pemprov Bengkulu Tunda Sanksi Pejabat Terkait Video Viral

Smallest Font
Largest Font

Tim Penegakan Disiplin Aparatur Sipil Negara Pemerintah Provinsi Bengkulu menunda penjatuhan sanksi terhadap oknum pejabat berinisial Ys yang diduga terlibat dalam rekaman video viral berdurasi 28 detik bertajuk Segar Sayang. Keputusan tersebut tertunda karena saksi kunci perempuan belum memenuhi panggilan pemeriksaan.

Inspektorat Provinsi Bengkulu memastikan penanganan perkara penegakan disiplin kepegawaian ini berjalan sesuai prosedur tanpa terburu-buru. Tim khusus bentukan Gubernur Bengkulu terus bekerja mengumpulkan data, alat bukti, dan fakta lapangan guna memastikan ada tidaknya pelanggaran disiplin.

"Memang kita kota religius, tapi kami tidak bisa serta-merta dan sewenang-wenang memberikan hukuman atau sanksi kepada PNS. Kami meharus mencari data dan fakta. Saat ini kami sedang bekerja dan tim sudah dibentuk oleh Pak Gubernur," ujar Inspektur Provinsi Bengkulu, RA Denni.

Tim pemeriksa sebenarnya telah meminta klarifikasi dan mengantongi keterangan dari oknum pejabat Ys serta sejumlah saksi lain. Namun agenda pemeriksaan terhadap sosok perempuan yang terekam bersama Ys di dalam kamar tersebut belum dapat terlaksana.

"Kita sudah memanggil yang bersangkutan dan saksi-saksi lainnya, tetapi masih ada saksi yang belum hadir," kata RA Denni.

Badan Kepegawaian Daerah nantinya bertugas merangkum seluruh hasil investigasi fakta beserta keterangan saksi setelah proses klarifikasi rampung. Hasil rangkuman tersebut akan diserahkan dalam bentuk laporan kepada Gubernur Bengkulu untuk proses pembinaan kepegawaian selanjutnya.

"Kalau sudah selesai semua, nanti BKD menyusun laporan kepada Pak Gubernur. Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi," jelas RA Denni.

Pihak Inspektorat mengaku masih mengalami kesulitan untuk menemukan alamat keberadaan saksi perempuan tersebut guna melengkapi berita acara pemeriksaan. Masyarakat yang mengetahui keberadaan saksi diharapkan dapat membantu menghubungkannya dengan tim pemeriksa.

"Kalau ada yang kenal, bisa disampaikan kepada kami," pungkas RA Denni.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed