Disdikbud Lampung Buka Pendaftaran SPMB SMA Reguler 2026
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB SMA jalur reguler tahun 2026 mulai Senin, 15 Juni 2026. Pendaftaran yang dilakukan secara daring ini akan berlangsung hingga Jumat, 19 Juni 2026.
Sistem seleksi ini terbagi menjadi empat jalur utama, yaitu Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi. Jalur Mutasi sendiri di dalamnya mencakup kategori Mutasi Reguler serta Mutasi Anak Guru Reguler dengan ketentuan dan kuota yang berbeda-beda.
Berdasarkan petunjuk teknis resmi, calon peserta didik baru harus memenuhi syarat usia maksimal 21 tahun pada 1 Juli 2026 yang dibuktikan melalui akta kelahiran. Dokumen kelulusan SMP atau sederajat, Kartu Keluarga, pasfoto berwarna ukuran 3x4 sentimeter, dan surat pernyataan tanggung jawab mutlak orang tua bermaterai Rp10.000 juga wajib disiapkan.
Pembukaan jalur reguler ini dijadwalkan setelah selesainya proses seleksi Sekolah Unggul yang menggunakan Tes Potensi Akademik berbasis Computer Assisted Test. Pelaksanaan seleksi Sekolah Unggul tersebut mendapatkan tanggapan dari Anggota DPRD Provinsi Lampung, Yudha Al Hajdid, meskipun putranya dinyatakan tidak lolos di SMAN 2 Bandar Lampung dan SMAN 10 Bandar Lampung.
"Anak saya daftar di SMAN 2 dan SMAN 10 tapi gak lulus. Saya sedih tapi saya juga senang karena berarti ini tes yang adil," kata Yudha, Sabtu (13/6/2026) seperti dilansir dari RMOL Lampung melalui sinarlampung.co.
Politisi Partai NasDem tersebut menilai sistem tersebut sangat transparan karena nilai dapat langsung diketahui setelah ujian selesai. Hal ini sekaligus menjadi bukti tidak adanya perlakuan khusus bagi anak pejabat dalam proses seleksi.
"Berarti kemampuan anak saya bukan di situ. Sekarang kami lagi cari alternatif sekolah reguler," sambungnya.
Yudha menyampaikan bahwa pengalaman tersebut membuktikan integritas proses penerimaan yang objektif di bawah kepemimpinan Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico.
"Iya alami sendiri dan saya ikut bangga," ujarnya.
Ia juga berharap agar model seleksi yang transparan ini dipertahankan demi kemajuan mutu pendidikan di daerah tersebut.
"Kalau ini dipertahankan, nilai dan kualitas pendidikan Provinsi Lampung di masa depan. Saya apresiasi sekali," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow