Dinas Pendidikan Jawa Tengah Mengumumkan Hasil SPMB SMA SMK 2026
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah mengumumkan hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK negeri selambat-lambatnya pukul 23.59 WIB pada Minggu, 21 Juni 2026.
Pengumuman dilakukan secara daring melalui situs resmi dengan total pendaftar mencapai 337.135 orang, yang memperebutkan kuota bangku sekolah yang terbatas.
Situs resmi SPMB Jateng mencatat pendaftar terdiri atas 149.408 calon murid SMA dan 143.923 pendaftar SMK, dengan total daya tampung yang tersedia hanya untuk 231.724 murid.
"Daya tampung untuk SMA/SMK negeri tahun ajaran baru ini ada 231.724 orang," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Jateng, Sunarto, di Semarang, Rabu (3/6/2026), dilansir Antara.
Sistem penerimaan tahun ini menerapkan pembagian jalur masuk yang ketat untuk memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh calon peserta didik.
"Pengumuman Hasil Seleksi SPMB SMA dan SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 akan diumumkan pada: - Minggu, 21 Juni 2026, - Paling lambat pukul 23.59 WIB," bunyi unggahan tertanggal 21 Juni 2026 itu.
Pihak dinas pendidikan mengimbau agar para pendaftar memeriksa hasil seleksi secara mandiri dan waspada terhadap segala bentuk tautan palsu.
"Pastikan Brodis mengecek hasil seleksi melalui website resmi SPMB Jawa Tengah dan siapkan langkah selanjutnya sesuai hasil yang diperoleh," tulis @pdkjateng.
Dokumen resmi Petunjuk Operasional SPMB Jateng 2026/2027 mengatur tata cara pemberkasan kembali bagi para calon siswa baru yang lolos seleksi utama.
"Persyaratan daftar ulang bagi calon murid yang dinyatakan diterima adalah keseluruhan dokumen yang dipergunakan oleh calon murid pada saat melakukan pendaftaran," bunyi angka 2 poin C Bab III Petunjuk Operasional SPMB Jateng 2026/2027 yang dirilis Dinas Pendidikan Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebelumnya telah meninjau langsung kesiapan Posko SPMB dan SMA Negeri 3 Kota Semarang guna memastikan kelancaran operasional.
"Rata-rata tidak bisa mengaplikasikan terkait unggah data dan sebagainya, tapi sudah kita bantu semuanya," jelas Luthfi di sela pantauan.
Pemerintah provinsi mengapresiasi kinerja tim teknis dan panitia yang tetap bersiaga melayani masyarakat bahkan pada hari libur kedinasan.
"Ini salah satu bentuk pelayanan kita, agar anak-anak yang mendaftar SMA ini bisa memilih dan memilah. Mereka itu merupakan aset bagi provinsi di akan datang," kata Luthfi.
Komitmen terhadap transparansi juga ditekankan agar proses seleksi terbebas dari segala bentuk intervensi pihak luar.
"Percayalah, kita bisa merekrut peserta didik secara profesional, sesuai ketentuan, dan tidak melanggar hukum. Berikan penjelasan kepada seluruh orangtua/wali murid dengan jelas agar tidak ada komplain. SPMB 2026 ini harus lebih baik dari tahun kemarin," katanya, saat menyapa petugas SPMB di Kantor Cabang Dimas Pendidikan secara daring.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sadimin menjelaskan bahwa keandalan sistem digital tahun ini ditingkatkan melalui kemitraan strategis guna meminimalkan gangguan server.
"Kami menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa, dari risiko kebocoran data maupun serangan siber," jelasnya.
Alokasi kuota untuk tingkat SMA Negeri diatur sebesar 33% domisili, 32% afirmasi, 30% prestasi, dan 5% mutasi, sedangkan SMK Negeri mengalokasikan 75% prestasi, 15% afirmasi, dan 10% domisili.
Proses daftar ulang bagi peserta yang lolos utama dijadwalkan pada 22 hingga 25 Juni 2026, sementara pengumuman jalur cadangan dirilis pada 26 Juni 2026.
Peserta cadangan dapat mendaftar ulang pada 29-30 Juni 2026 sebelum Tahun Ajaran Baru 2026/2027 resmi dimulai pada 13 Juli 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow