Pengusaha Aris Laporkan Istri dan Suami Artis ke Polisi

Smallest Font
Largest Font

Pengusaha Ariestya Agung Setiawan alias Aris melaporkan istrinya, EF, dan pria berinisial M yang merupakan suami seorang artis ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan dan perselingkuhan. Laporan tersebut didukung bukti rekaman CCTV apartemen.

Kuasa hukum Aris, Dodi Sularso, mengonfirmasi bahwa bukti rekaman CCTV telah diserahkan kepada penyidik untuk memperkuat laporan kliennya. Bukti video tersebut dinilai sangat valid untuk proses hukum yang sedang berjalan.

"Baik, kalau bukti yang ada kepada klien kami, bukti sudah diserahkan kepada penyidik ya. Bukti itu sangat valid karena bukti itu adalah rekaman video," kata Dodi Sularso saat konferensi pers di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).

Dodi menambahkan pihak pelapor belum dapat mempublikasikan isi rekaman secara luas karena wewenang berada di tangan penyidik. Namun, pihak pelapor meyakini validitas rekaman di lokasi kejadian.

"Tapi klien kami meyakini bahwa bukti ini valid adanya dan dilakukan di apartemen?" ujar Dodi Sularso.

Aris membeberkan bahwa lokasi yang terekam dalam CCTV tersebut merupakan unit apartemen miliknya pribadi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

"Apartemen saya sendiri, nama saya sendiri," kata Aris.

Pihak kuasa hukum menilai rekaman CCTV yang dipasang di dalam unit apartemen tersebut memegang peranan kunci bagi penyidik untuk menentukan status penanganan perkara.

"Inilah menjadi alat bukti yang sangat penting bagi penyidik apakah ini bisa ditingkatkan sebagai status naik penyidikan. Tentunya ini kami memohon mendesak agar segera kasus ini segera naik sidik," ujar Dodi Sularso.

Pemasangan CCTV berawal dari kecurigaan Aris terhadap gerak-gerik EF yang sering bepergian dari pagi hingga malam tanpa kejelasan tujuan. Aris sempat meminta bantuan rekannya untuk memantau aktivitas sang istri.

"Akhirnya ketemulah di apartemen saya. Dan karena kecurigaan saya besar, saya lakukan untuk itu saya memasang CCTV di unit saya sendiri," ujar Aris.

Dodi menjelaskan perangkat CCTV tidak cuma merekam aktivitas interior unit, tetapi juga menangkap momen saat seseorang datang dan masuk ke dalam apartemen tersebut.

Pasca-kejadian yang terekam kamera pengawas, Aris mengaku sempat menemui EF dan M secara langsung. Ia meluapkan kekecewaannya atas tindakan sang istri.

"Marah, kecewa. Istri saya itu, masa dizalimi. Sebagai suami yang sah yang dizalimi, pasti semuanya akan marah dan tidak terima," ujar Aris.

Walau dilanda amarah, pertemuan itu tidak berlanjut pada keributan besar. Pihak pelapor menyesalkan dugaan perselingkuhan justru terjadi di properti milik suami sah.

"Jadi rekan-rekan, yang kami garis bawahi, ini kan adalah apartemen klien kami ya. Jadi yang kami sayangkan kenapa di apartemen? Gitu lho. Apartemen milik Pak Aris," ujar Dodi Sularso.

Aris memiliki dua unit apartemen yang kerap dipergunakan oleh istrinya untuk beraktivitas pada hari kerja, yaitu di Distrik 8 dan Pondok Indah.

"Senin sampai Jumat dia pilih mau apartemen saya di Distrik 8 atau Pondok Indah," ujar Aris.

Selain rekaman CCTV dari apartemen Pondok Indah, bukti lain yang disinggung menyangkut sebuah unit mobil Lexus yang diduga sering dipakai oleh M.

Aris menegaskan mobil Lexus tersebut dibeli menggunakan dana pribadinya meskipun surat kepemilikannya terdaftar atas nama sang istri.

"Punya saya. Saya beli atas nama istri. Semua kuitansi saya ada di handphone saya," kata Aris.

Ia keberatan dengan penggunaan aset tersebut oleh pihak lain karena dibeli dari hasil kerja kerasnya.

"Saya tidak terima. Itu uang-uang saya. Ada, kuitansi ada," kata Aris.

Dodi Sularso menegaskan secara hukum keluarga, kendaraan tersebut berstatus sebagai harta bersama karena Aris dan EF masih terikat perkawinan sah.

"Jadi begini teman-teman, beliau ini kan suami istri sah. Jadi kalau suami istri sah apa pun hartanya masih bersama. Artinya itu Lexus mobil milik bersama antara istrinya dan klien kita. Jadi istrinya boleh makai, dia pun boleh pakai," tegas Dodi Sularso.

Seluruh dana pembelian mobil diperoleh Aris dari hasil usahanya. Aris menyebut dirinya sengaja meminta sang istri mengelola bisnis tersebut hingga mampu mendanai pembelian kendaraan itu.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed