Pengusaha Kuliner di Singapura Alami Kerugian Rp3,4 Miliar Selama Tujuh Bulan
Seorang pengusaha kuliner di Singapura, Tommy Pang, mengungkapkan bahwa usahanya mengalami kerugian sebesar Rp3,4 miliar dalam tujuh bulan terakhir karena penurunan jumlah pengunjung di Bai Nian Food Court.
Kerugian ini terjadi di tengah persaingan ketat dan meningkatnya biaya operasional yang membuat usaha kuliner semakin sulit bertahan jika tidak mampu menarik pelanggan baru.
Tommy Pang menjelaskan, "Kami rugi sekitar S$250.000 (Rp3,4 miliar) hanya untuk menjaga agar lampu tetap menyala di food court ini." Ia merasa usaha ini tidak bisa bertahan lama jika tidak ada perubahan strategi.
Bai Nian Food Court yang dikelola keluarga Tommy sejak 2017 memiliki delapan kios, termasuk beberapa merek milik keluarga seperti Bai Nian, Shi Nian, dan Mie udang Hae! Mee. Namun, selama sembilan tahun mengelola, mereka menghadapi kesulitan utama dalam mendapatkan penyewa baru.
Sebuah kios yang menjual makanan Barat bahkan membatalkan penyewaan secara tiba-tiba sehingga keluarga Tommy kehilangan uang deposit dalam jumlah besar. Upaya mencari penyewa makanan India juga tidak membuahkan hasil.
Selain masalah penyewa, Tommy menyampaikan bahwa penurunan pengunjung sangat mempengaruhi bisnis mereka. Banyak perusahaan pindah dari kawasan bisnis dan beralih kerja dari rumah sejak pandemi Covid-19, membuat area food court menjadi sepi.
"Ketika calon penyewa datang dan melihat keramaian, mereka tidak percaya diri karena jumlah orangnya sangat sedikit," ujar Tommy.
Area makan food court yang biasanya bisa menampung 400-500 pengunjung kini hanya terisi 10-20% saat jam makan siang hari kerja, meskipun akhir pekan pengunjung bisa mencapai 80%.
Meski merugi, Tommy dan keluarganya belum siap menyerah karena tempat tersebut sudah seperti rumah bagi mereka. "Keluarga saya dulu datang ke sini setiap hari. Kami benar-benar tidak ingin melepaskannya," kata Tommy.
Saat ini, mereka meluncurkan promo minuman panas gratis dan membuat akun Instagram khusus untuk Bai Nian Food Court sambil mencari cara promosi lain untuk menarik pelanggan, dilansir dari Detik Food.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow