Persebaya Bawa Alex Martins Hadapi Bhayangkara FC di Lampung

Smallest Font
Largest Font

Persebaya Surabaya memboyong penyerang Alex Martins dalam rombongan tim menuju Bandar Lampung untuk melakoni laga pekan pertama Super League 2026/2027 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Sabtu (5/9/2026).

Kondisi bahu striker asal Brasil berusia 33 tahun tersebut terus menunjukkan perkembangan positif seusai mengalami cedera saat berhadapan dengan Port FC di fase grup Piala Presiden 2026.

Chief Medical Officer Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO, mengonfirmasi bahwa sang pemain sudah mulai kembali mengikuti sesi latihan bertahap bersama tim.

"Perkembangan kondisi Alex Martins cukup baik. Kondisi bahunya saat ini sudah jauh lebih baik. Dalam beberapa hari terakhir, Alex juga mulai kembali berlatih dengan pengawasan dari Head of Physiotherapy, Cadu, dan pelatih fisik Diogo Carvalho," ujar dr. Tommy.

Tim medis dan jajaran pelatih terus memantau kesiapan fisik penyerang anyar Green Force tersebut melalui latihan lapangan yang melibatkan penggunaan bola serta kontak fisik secara terukur.

"Alex sudah menjalani latihan dengan bola, termasuk latihan pergerakan sepak bola dan proses rehabilitasi di lapangan. Dia juga mulai menjalani latihan yang melibatkan body contact untuk mengembalikan kesiapan fisiknya," jelas dr. Tommy.

Meskipun dimasukkan ke dalam skuad yang berangkat ke Lampung, kepastian turunnya Alex di lapangan masih menunggu evaluasi kebugaran terakhir menjelang pertandingan.

"Oleh sebab itu, tim pelatih dan manajemen memutuskan untuk membawa Alex ke Lampung. Namun, keputusan terkait keterlibatannya dalam pertandingan akan tetap melihat kondisi terakhir dan perkembangan proses pemulihannya," tandas dr. Tommy.

Alex Martins menyerahkan seluruh keputusan mengenai jam bermain sepenuhnya kepada jajaran pelatih Persebaya.

"Saya merasa kondisi saya sudah jauh lebih baik dan proses pemulihan juga berjalan dengan baik. Untuk pertandingan nanti, saya akan mengikuti keputusan pelatih. Yang terpenting bagi saya adalah terus bekerja dan membantu tim sesuai kondisi saya," ujar Alex.

Menghadapi laga pembuka ini, Persebaya datang dengan modal juara Piala Presiden 2026, sementara tuan rumah Bhayangkara FC tampil di bawah arahan pelatih baru asal Spanyol, Oscar Bruzon.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengingatkan anak asuhnya agar tidak terbuai status juara pramusim dan tetap mewaspadai komposisi skuad lawan.

"Sudah diketahui pelatih Bhayangkara sebelumnya sudah bagus, apalagi sekarang ini sudah berganti yang lebih baik. Sehingga kondisi tim bisa lebih bagus," kata Bernardo.

Bernardo menambahkan bahwa timnya berupaya keras mempelajari peta kekuatan pemain lawan meski belum mengetahui strategi pelatih anyar Bhayangkara FC.

"Kami coba analisa dari beberapa pemain mereka yang sempat bermain di negaranya, sehingga kami bisa mengetahui karakteristiknya. Kami tidak mengetahui taktik permainan pelatih baru mereka ini," ujarnya.

Ia menyoroti rekor pertemuan Persebaya yang baru mencatat satu kemenangan atas Bhayangkara FC dari empat laga sebelumnya.

"Jadi kami akan mencoba bekerja keras untuk memenangkan besok," sambung dia.

Bernardo juga menyebut timnya telah menyesuaikan regulasi baru liga terkait ketiadaan sesi latihan resmi di stadion pertandingan.

"Bhayangkara belum pernah kalah dari Persebaya, kami harap bisa memberikan yang terbaik dan pemain menampilkan performa yang terbaik," katanya.

Pelatih asal Portugal itu menilai tim lawan memiliki jajaran pemain berkualitas yang perlu diwaspadai secara khusus.

"Peraturan liga berubah, tidak ada latihan official. Jadi kami adaptasi dan latihan lebih awal dari jam yang ditentukan. Kami juga mempersiapkan latihan secara terorganisasi dan sudah cek lapangan dengan kondisi lebih bagus dari musim kemarin," lanjut dia.

Ia menekankan bahwa skuad lawan berhasil mempertahankan para pemain pilar mereka dari musim lalu.

"Mereka tidak kehilangan pemain kunci. Pemain terbaik mereka tetap bertahan di Bhayangkara FC. Mereka juga mendatangkan pemain bagus yang sudah berpengalaman di Super League, serta pemain asing dengan pengalaman yang bagus. Artinya, kita perlu melakukan persiapan yang matang," ucap Bernardo Tavares.

Pemain Persebaya, Fabio Rivera, mengonfirmasi kesiapan seluruh anggota skuad usai menjalani pemusatan latihan pramusim di Thailand.

"Kami kerja keras pramusim TC di Thailand dan sudah siap pertandingan besok. Semua bisa adaptasi cepat untuk pertandingan besok melawan Bhayangkara," katanya.

Fabio menegaskan tekad tim untuk tampil maksimal demi menjawab ekspektasi tinggi dari para pendukung.

"Bermain di Persebaya selalu berekspektasi tinggi dan musim ini kami siap. Besok kami akan tampil 100 persen," tegasnya.

Di pihak lawan, pelatih Bhayangkara FC Oscar Bruzon meminta anak asuhnya mewaspadai kematangan permainan Persebaya Surabaya.

"Persebaya adalah tim yang dewasa. Kami harus tampil bagus menghadapi lawan di segala sektor dan aspek. Kami berharap besok dapat meraih poin penuh," ungkap Bruzon.

Laga ini menjadi debut kompetitif bagi Bruzon yang telah memimpin persiapan skuad The Guardian selama enam minggu.

"Saya sudah bekerja enam minggu di sini. Saya melihat potensi anak-anak cukup baik dan kami siap menghadapi BRI Super League 2026/27," jelas Bruzon.

Bruzon memastikan seluruh pilar Bhayangkara FC, termasuk jajaran pemain baru, siap diturunkan pada laga kandang perdana ini.

"Saya melihat semua pemain telah siap, termasuk pemain baru. Sebagai pelatih, kami tidak ada perbedaan antara pemain baru. Saya tidak melihat seberapa lama pemain bergabung," pungkasnya.

Pertandingan antara Bhayangkara FC dan Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.30 WIB serta disiarkan secara langsung di Indosiar dan Vidio.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed