Persebaya Imbangi Bhayangkara FC 1 1 di Lampung
Persebaya Surabaya menahan imbang Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 1-1 pada laga perdana Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026) sore.
Tim tamu mencetak gol lebih dulu lewat eksekusi Yann Mabella pada menit ke-13 setelah menerima umpan terobosan Rachmat Irianto. Bhayangkara FC kemudian membalas melalui sundulan Allano memanfaatkan umpan silang Moussa Sidibe pada menit ke-60.
Sebelum pertandingan dimulai, pelatih Persebaya Bernardo Tavares sempat menyoroti keuntungan tim lawan yang baru berganti pelatih ke Oscar Bruzon.
"Saya rasa saat ini Bhayangkara punya keuntungan lebih karena mereka lebih mengenal kami. Mereka punya kesempatan melihat pertandingan kami di Piala Presiden dan juga beberapa laga persahabatan yang bisa dilihat di YouTube," tutur Bernardo Tavares.
Ia mengaku tidak mengetahui pasti taktik yang akan diterapkan oleh kubu lawan dalam laga pembuka tersebut.
"Sedangkan di sisi kami, kami tidak memiliki situasi itu. Kami tidak tahu pasti bagaimana Bhayangkara akan bermain, apakah dengan skema 3, 4, atau 5 bek di belakang," imbuhnya.
Persiapan Persebaya hanya bertumpu pada analisis rekam jejak pelatih lawan saat menangani klub terdahulunya.
"Jika menganalisis tim yang ia latih musim lalu, dia lebih condong ke 4-4-2, tapi saya tidak tahu apakah akan sama," kata Bernardo Tavares.
Perubahan di kursi kepelatihan Bhayangkara FC dianggapnya menjadi ancaman tersendiri bagi Bajul Ijo.
"Fakta bahwa Bhayangkara FC mengganti pelatih dari Paul Munster, berarti pelatih baru ini dianggap lebih baik, yang artinya tim mereka akan jauh lebih kuat," tuturnya lagi.
Sektor komposisi pemain lawan juga mendapat perhatian khusus dari juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut.
"Bhayangkara tidak kehilangan pemain kunci dari musim lalu dan mereka merekrut pemain seperti Alan serta pemain lain dengan CV bagus yang pernah bermain di Premier League atau liga-liga besar lainnya," kata Bernardo Tavares.
Rekor pertemuan musim lalu serta rekam jejak laga pembuka turut membayangi persiapan Persebaya.
"Kami juga tidak boleh lupa sejarah. Musim-musim lalu, saat Persebaya bermain tandang di laga pertama, hasilnya tidak terlalu bagus. Dari empat laga pembuka terakhir, kami kalah tiga kali dan hanya menang sekali," ujar Bernardo Tavares.
Ketangguhan lawan saat bermain di Surabaya menjadi kewaspadaan tambahan sebelum berlaga.
"Musim lalu pun Bhayangkara menang 2-1 atas kami di GBT. Jadi, secara statistik dan sejarah, besok akan menjadi laga yang sulit bagi kami," pungkasnya.
Tambahan satu poin dari Bandar Lampung menempatkan Persebaya dan Bhayangkara FC di posisi ke-6 klasemen sementara Super League 2026/2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow