Perumahan MGK Serang Raih Sertifikat Bangunan Gedung Hijau
Penerapan konsep hunian ramah lingkungan merambah sektor rumah subsidi melalui raihan sertifikat Bangunan Gedung Hijau Predikat Utama oleh Perumahan Mulia Gading Kencana di Serang, dilansir dari Detikcom pada Rabu (26/11/2026). Sertifikasi BGH tersebut menuntut pengembang memenuhi berbagai kriteria ketat melalui tahapan seleksi, survei lapangan, studi teknis, hingga sidang penetapan. Proses untuk mendapatkan predikat tertinggi ini menghadapi hambatan tersendiri pada segmen rumah subsidi karena skema harga jual yang dipatok ketat oleh pemerintah.
"Dan khusus untuk perumahan subsidi, syarat itu tidak mudah karena harga jual rumah subsidi itu sudah dipatok oleh pemerintah, sehingga dari sisi harga tidak bisa ditambahkan," ujar Direktur Utama Infiniti Land, Samuel S. Huang.
Pengembang mengalokasikan area khusus berupa kolam retensi seluas lebih dari dua hektar untuk mengelola limbah domestik dan air hujan sebelum dialirkan ke saluran umum. "Kami siapkan lebih dari 2 hektar lahan untuk menampung air hujan dan limbah air rumah tangga, sebelum berproses dan sesuai standar untuk disalurkan ke sungai," jelas Samuel.
Efisiensi energi di dalam rumah dilakukan melalui penerapan penerangan LED serta penyesuaian tinggi plafon ruang tamu mencapai 3,5 meter dan kamar tidur 2,8 meter untuk memaksimalkan sirkulasi udara. "Untuk sirkulasi udara dan pencahayaan di dalam rumah, plafon rumah (ceiling) ruang tamu kami buat setinggi 3,5 meter dan ceiling kamar setinggi 2,8 meter," sebut Samuel.
Di samping tata kelola air dan sirkulasi udara, kriteria bangunan hijau juga mencakup efisiensi material, kualitas udara dalam ruangan, penggunaan bio septic tank untuk penanganan limbah, serta sistem pengelolaan sampah kawasan. Pengembangan hunian terjangkau berstandar BGH Predikat Utama memerlukan biaya produksi tambahan sekitar 8 hingga 12 persen dibandingkan dengan konstruksi rumah konvensional. "Ada komitmen dan perjuangan yang harus dijalankan sungguh-sungguh untuk meraih sertifikat Bangunan Gedung Hijau, mengingat biaya produksi untuk membangun rumah bersertifikat BGH predikat utama itu lebih tinggi 8-12 persen dari membangun rumah biasa. Tetapi karena visi-misi kami adalah membangun dengan hati, maka sangat bersyukur semua ini bisa diraih," ungkapnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow