Polisi Buru Dua Pelaku Pengeroyokan Warga Pejompongan yang Tewas

Smallest Font
Largest Font

Polda Metro Jaya tengah memburu dua terduga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan kematian Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat, dalam kerusuhan usai demonstrasi 27 Agustus 2026.

Polisi telah memeriksa 14 saksi terkait pengeroyokan dan perusakan fasilitas umum seperti CCTV. Penyidik berharap keterangan saksi membantu mengungkap kasus ini.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menjelaskan ciri-ciri dua terduga pelaku berdasarkan ahli sketsa wajah. Terduga pertama pria berusia 30-40 tahun dengan wajah oval, alis tipis, bibir tebal, hidung pendek, dan kulit cokelat. Terduga kedua pria 30-40 tahun dengan wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, kumis dan janggut, serta kulit cokelat.

Bambang Setiawan, pedagang cermin berusia 59 tahun, tewas dikeroyok oleh kelompok berpakaian sipil pada Jumat dini hari 28 Agustus 2026. Peristiwa ini terjadi di tengah kerusuhan di Pejompongan yang berdekatan dengan lokasi demonstrasi di depan gedung DPR.

Keluarga Bambang mengenang ia hidup sederhana di rumah pinggir rel kereta dan menjalankan usaha bingkai dan cermin yang diwariskan selama puluhan tahun. Pada malam kematiannya, Bambang sempat keluar rumah untuk mematikan lampu toko saat situasi kerusuhan mereda, namun tidak kembali pulang.

Direktur LBH Jakarta, Fadhil Alfathan, menyoroti pentingnya penegakan hukum yang objektif dan kredibel dalam kasus ini. Ia mengatakan ekspektasi publik tinggi dan semakin lama pengungkapan kasus, asumsi negatif di masyarakat bisa muncul.

Fadhil menilai polisi memiliki akses bukti seperti saksi dan rekaman video yang memadai untuk mengusut kasus kematian Bambang. Ia juga mengingatkan aparat harus memahami situasi kebatinan masyarakat yang kehilangan satu nyawa sudah terlalu banyak.

Pengamat hukum dan kepolisian Irjen (Purn) Anton Charliyan menyatakan ruang publik yang kacau saat kerusuhan menjadi tantangan bagi penyidik menentukan pelaku. Namun, ia yakin polisi akan segera mengumumkan tersangka.

Ketua DPR Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum menyelidiki secara tuntas kematian Bambang dan membongkar bukti termasuk dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam kerusuhan tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed