Polres Tanjungperak Dampingi Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Sumenep
Kebakaran yang melanda KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep pada Minggu (2/8) memicu evakuasi besar-besaran yang didampingi langsung oleh Polres Pelabuhan Tanjungperak.
Kapolres AKBP Irwan Kurniawan turun tangan mengawal proses evakuasi dan memastikan korban mendapat penanganan medis yang layak di Pelabuhan Tanjungperak, Surabaya. Kapal ini mengangkut sekitar 250 orang dengan rute Surabaya–Makassar saat kejadian.
AKBP Irwan memantau kedatangan korban, memastikan alur evakuasi tertib, dan meninjau kesiapan personel serta fasilitas medis yang disiagakan. Ia juga mendampingi petugas membantu penumpang yang kelelahan dan sesak napas, termasuk mereka yang menggunakan kursi roda dan memerlukan bantuan oksigen.
Polres Pelabuhan Tanjungperak juga mengerahkan personel untuk pengamanan dan pendampingan keluarga korban yang menunggu kabar di pelabuhan. "Sejak menerima informasi, kami langsung bergerak cepat membantu proses evakuasi bersama unsur terkait. Fokus utama kami adalah keselamatan penumpang dan memastikan mereka segera mendapat penanganan," ujar Kasi Humas Iptu Suroto.
Polres Tanjungperak terus berkoordinasi dengan Basarnas, Polda Jatim, TNI, tenaga kesehatan, dan instansi lain agar evakuasi dan penanganan pascakejadian berjalan efektif dan korban mendapat pelayanan terbaik.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan KMP Mutiara Sentosa II diduga tidak memiliki sekoci atau perahu penyelamat saat kebakaran terjadi. Tim SAR belum menemukan sekoci di sekitar lokasi, sehingga penumpang dan awak kapal hanya mengandalkan life vest untuk menyelamatkan diri.
"Semua korban yang dievakuasi dalam kondisi menggunakan life vest, termasuk yang meninggal terapung dengan pelampung," ujar Syafii. Ia menjelaskan kapal tersebut tidak terlihat lagi saat tim SAR kembali ke lokasi setelah evakuasi korban.
Syafii menambahkan kemungkinan kapal terbawa arus menjadi pertimbangan sebelum menentukan status akhir pencarian. Hingga Senin (3/8) pukul 08.40 WIB, dari 234 penumpang, 229 ditemukan selamat dan lima meninggal dunia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow