Polisi Amankan Pria Mabuk yang Ngamuk Tanpa Busana di Lenteng Agung
Aparat Polsek Jagakarsa menangkap seorang pria berinisial J (23) yang mengamuk tanpa busana dan memukuli pengendara sepeda motor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/8/2026) malam.
Aksi pelaku sempat terekam video amatir warga dan viral di media sosial. Narasi yang beredar di masyarakat awalnya mengira pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) karena melakukan penyerangan secara agresif tanpa mengenakan pakaian.
Hasil pemeriksaan pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa pelaku bertindak liar akibat pengaruh minuman keras. Petugas mengamankan J di kediamannya di kawasan Jagakarsa pada Rabu (19/8/2026) pagi setelah sempat mendapat penolakan dari pelaku.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengonfirmasi kondisi pelaku saat melakukan aksi tersebut.
"Jadi Abang habis minum?" tanya Kompol Nurma Dewi dalam rekaman video interogasi.
Pria tersebut merespons pertanyaan petugas dengan anggukan kepala.
"Minum di mana?" tanya Kompol Nurma Dewi.
"Di situ, di jalan," jawab J.
Petugas kepolisian kemudian mendalami apakah aksi minum-minuman keras tersebut dilakukan bersama orang lain.
"Sendiri," jawab J sambil menggelengkan kepala.
Kompol Nurma Dewi menjelaskan proses penangkapan pelaku yang sempat berjalan alot di rumahnya.
"Tadi pagi kita datangi rumahnya, tapi alot, nggak mau dia dibawa," kata Kompol Nurma Dewi.
Pelaku saat ini ditahan di Polsek Jagakarsa untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.
"Diperiksa di polsek," ucap Kompol Nurma Dewi.
Berdasarkan keterangan lanjutan dari pihak kepolisian, pelaku terbukti mengonsumsi minuman beralkohol sebelum mengamuk di tempat umum.
“Nggak ada (ODGJ), dia kan itu mabuk intisari,” kata Kompol Nurma Dewi.
Kepolisian menegaskan bahwa pelaku bertindak dalam kondisi sadar tetapi kehilangan kontrol emosi akibat pengaruh konsumsi miras.
“Mabuk, nggak gila dia,” tegas Kompol Nurma Dewi.
Tim penyidik Polsek Jagakarsa saat ini tengah mengumpulkan keterangan dan mencari korban yang menjadi sasaran pemukulan pelaku.
“Masih diperiksa (pelaku mahasiswa). Korbannya kemarin satu orang,” jelas Kompol Nurma Dewi.
Penyidik masih menelusuri data para korban guna memastikan urutan kejadian serta dampak kerugian yang dialami warga.
"Korbannya kemarin satu orang. Kami cari dulu biar tahu (keterangannya)," kata Kompol Nurma Dewi.
Pelaku mengaku tidak memiliki niat atau motif khusus saat menyerang para pengguna jalan.
"Mabuk, nggak gila dia. Tapi lepas-lepas baju, katanya saya lupa. Maksudnya dia bener-bener mabuk gitu," ujar Kompol Nurma Dewi.
Polisi memastikan insiden murni terjadi akibat pengaruh minuman beralkohol.
"Mabuk, mabuk doang," tutur Kompol Nurma Dewi.
Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terlihat menghadang serta memukul seorang pengemudi ojek online dan pengendara motor lainnya menggunakan potongan tripleks hingga korban terjatuh di aspal.
"Mabuk? Apa yang diminum?" tanya Kompol Nurma Dewi saat menginterogasi pelaku.
Pelaku mengakui jumlah minuman keras yang dikonsumsinya sebelum bertindak agresif.
"Intisari, satu botol," kata J.
Petugas kepolisian juga menanyakan latar belakang keberadaan pelaku di Jakarta serta alasannya melucuti pakaian di jalan umum.
"Oh mabuk ya, tidak ingat ya," kata Kompol Nurma Dewi.
Pelaku berinisial J yang mengaku telah merantau dari Indonesia timur selama tiga tahun di Jakarta tersebut menyatakan tidak mengingat tindakannya karena hilang kesadaran.
"Jangan lagi ya. Nggak boleh, sudah, ngapain minum-minum, pusing kepala, mabuk, nggak ingat lagi tah," pangkas Kompol Nurma Dewi.
Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan sempat mendatangi lokasi kejadian sebelum kepolisian mengamankan pelaku pada Rabu (19/8/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow