Purbaya Yudhi Sadewa Meyakini Koperasi Merah Putih Tekan Bocor Subsidi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini skema penyaluran tunggal melalui Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih dapat menekan tingkat kebocoran distribusi barang-barang subsidi milik pemerintah, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Kamis (10/9/2026).
Guna memastikan kelancaran skema tersebut, pemerintah telah membentuk satuan tugas pengawas yang melibatkan Kementerian Keuangan, Badan Pengaturan BUMN, serta Kementerian Koperasi untuk memantau distribusi barang subsidi di lapangan.
"Jadi, saya akan expect penghematan yang signifikan dari barang-barang subsidi yang sebelumnya banyak bocor dimanfaatkan orang. Ke depan ketika koperasi sudah mulai jalan dan tim kita memonitor dengan betul, saya akan bisa hemat subsidi cukup banyak," ungkap Purbaya di kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Purbaya menerangkan bahwa penunjukan koperasi sebagai penyalur tunggal juga bakal memberikan dampak positif terhadap kas lembaga desa tersebut. Hasil keuntungan yang didapat dari distribusi barang subsidi akan dikembalikan secara penuh ke dana desa.
"Jadi, semuanya lewat Kopdes, dengan itu aja kalau dipastikan berjalan benar Kopdesnya sudah pasti untung itu," jelasnya.
Pemerintah juga menyiapkan dukungan anggaran operasional bagi pengurus lembaga tersebut. Purbaya menyebut alokasi dana untuk gaji pengelola telah dihitung secara terukur dalam anggaran negara.
"Penggajian manajer Kopdes sampai dua tahun ditanggung negara, ada hitungannya, nggak besar-besar amat," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow