Aryna Sabalenka Melaju di US Open 2026 Usai Tekuk Camila Osorio

Smallest Font
Largest Font

Petenis putri Aryna Sabalenka mengawali langkahnya dalam mempertahankan gelar kejuaraan AS Terbuka (US Open) 2026 dengan menaklukkan wakil Kolombia Camila Osorio lewat skor 6-4, 6-4 di New York, Amerika Serikat, pada Senin (31/8/2026). Kemenangan di babak pertama tersebut membuka peluang Sabalenka untuk mengejar rekor sebagai petenis putri ketiga di era Open Era yang mampu meraih tiga gelar US Open secara beruntun. Petenis asal Belarusia ini berpotensi menyamai pencapaian dua legenda tenis dunia, Chris Evert dan Serena Williams. Evert mencatatkan empat gelar beruntun pada rentang 1975 hingga 1978, sedangkan Williams meraih tiga gelar berturut-turut pada 2012 sampai 2014.

Evert sempat mengenang kembali momen kemenangan pertamanya di turnamen ini dalam sebuah ulasan di situs resmi tenis.

"Saat mengenang kembali perjalanan berkesan itu sekarang, 50 tahun kemudian, hal terbesar yang saya ingat adalah melihat ibu saya tepat setelah saya menang dan melihatnya menangis terisak," kata Evert. Mantan petenis asal Amerika Serikat tersebut mengalahkan Evonne Goolagong di partai final tahun 1975 dengan skor 5-7, 6-4, 6-2.

"Saya menyadari betapa arti kemenangan itu baginya. Saat saya memikirkannya sekarang, saya ingin menangis," kata Evert. Ia menegaskan betapa emosionalnya momen dukungan dari sang ibu saat itu.

"Sangat emosional bagi saya melihatnya begitu peduli dengan kemenangan putri di US Open," kata Evert. Selain empat gelar beruntunnya, Evert juga keluar sebagai juara pada edisi 1980 dan 1982.

Daftar Juara Tunggal Putri US Open 1975–1984
TahunJuaraSkor Final
1975Chris Evert5–7, 6–4, 6–2
1976Chris Evert6–3, 6–0
1977Chris Evert7–6, 6–2
1978Chris Evert7–5, 6–4
1979Tracy Austin6–4, 6–3
1980Chris Evert5–7, 6–1, 6–1
1982Chris Evert6–3, 6–1
1983Martina Navratilova6–1, 6–3
1984Martina Navratilova4–6, 6–4, 6–4

Petenis kedua yang mencatatkan rekor tiga gelar beruntun adalah Serena Williams setelah menjuarai edisi 2014, yang juga menjadi gelar tunggal US Open keenam sekaligus terakhir dalam kariernya.

"Ini adalah momen yang tidak terpercaya bagi saya," kata Williams. Williams mengungkapkan bahwa rentetan pertandingan yang ia jalani sepanjang musim panas sangat membantu meningkatkan rasa percaya dirinya di lapangan. "Saya hanya membutuhkan rasa percaya diri dan ketenangan itu. Saya telah berlatih sangat keras, dan semua kerja keras itu terlihat hari ini," kata Williams.

Pada laga final 2014 tersebut, Williams mengalahkan Caroline Wozniacki dengan skor 6-3, 6-3.

"Kamu bermain lebih baik dari saya, dan kamu adalah inspirasi di dalam maupun di luar lapangan," kata Wozniacki. Petenis asal Denmark tersebut menambahkan pesan santai kepada Williams seusai pertandingan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed