Saham Bayan Melonjak 19,97 Persen di Tengah Isu Akuisisi Haji Isam
Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengalami kenaikan signifikan sebesar 19,97% ke level Rp 17.275 per saham pada penutupan perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026. Lonjakan ini terjadi di tengah beredarnya rumor akuisisi sekitar 62% saham oleh pengusaha Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
Dalam satu pekan terakhir, harga saham BYAN sudah melonjak 43,66%. Kabar pengambilalihan saham ini menjadi katalis utama penguatan saham perusahaan tambang batu bara tersebut, menurut riset dari BRI Danareksa Sekuritas.
Tim riset BRI Danareksa Sekuritas mencatat bahwa spekulasi semakin kuat menyusul rencana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) oleh perusahaan milik Haji Isam pada 21 September 2026, meskipun agenda resmi belum diumumkan.
Dari sisi teknikal, saham BYAN telah mengalami breakout dari pola reversal dan menembus level Moving Average 200 (MA200). Lonjakan volume perdagangan menunjukkan peningkatan minat beli dari pelaku pasar.
"Harga sudah naik sekitar 42% dalam sepekan dan berada di area resistance Rp16.450–Rp 17.670. Selama bertahan di atas Rp16.450, momentum bullish masih terbuka menuju Rp17.670–Rp 18.565," ujar tim riset BRI Danareksa Sekuritas.
Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dari otoritas bursa terkait rumor akuisisi yang beredar.
"Kalau kita lihat ke belakang-belakang kan banyak transaksi-transaksi kayak gini yang akhirnya mengecewakan. Jadi isu-isu seperti ini yang harus memberikan informasi secara lebih transparan kan dari bursa sebenarnya. Pihak bursa harus lebih komunikatif, lebih aktif," kata Rully saat ditemui di Jakarta.
Rully juga mengingatkan perlindungan terhadap investor ritel agar tidak dirugikan di tengah spekulasi pasar.
"Investor harus dilindungi juga kan. Jangan sampai mereka akhirnya rugi. Mirae Asset kan juga kasih edukasi setiap minggu, tapi tetap saja mereka (sebagian investor ritel) pada dasarnya senang yang seperti itu (spekulatif)," tambah Rully.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow