SWAP Tunda IPO Akibat Belum Kantongi Izin Efektif OJK

Smallest Font
Largest Font

PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), produsen produk kesehatan berbasis riset milik Universitas Gadjah Mada, menunda rencana penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia karena belum memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan hingga Kamis (3/9/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Perusahaan awalnya diperkirakan melantai di bursa pada 10 September 2025 dengan mengincar dana segar dari pelepasan maksimal 323 juta saham baru atau setara 30,30 persen modal disetor. Nilai penawaran umum tersebut dipatok sebanyak-banyaknya Rp45,22 miliar pada rentang harga Rp130 hingga Rp140 per saham, dengan menunjuk PT Sukadana Prima Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menjelaskan bahwa proses penawaran saham harus mengikuti ketentuan izin yang berlaku.

"Dalam merangkap persetujuan untuk pernyataan efektif, tentu harus menunggu hal itu dari OJK dan kalau itu belum diterima, maka nanti akan ada kemungkinan pemunduran jadwal dimaksud," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Masa berlaku pernyataan efektif pencatatan saham SWAP sebelumnya telah habis pada 31 Agustus 2026, sehingga perseroan diwajibkan memperbarui berkas pendaftarannya.

"Nanti tentu kepada yang bersangkutan ada siklus revisi penyesuaian yang diperlukan dan kemudian nanti pengajuan kembali untuk proses lebih lanjut dalam rangka mendapatkan pernyataan efektif dan persetujuan pencatatan nanti di Bursa," terangnya.

Manajemen SWAP juga telah melayangkan surat pemberitahuan resmi terkait penundaan aksi korporasi ini kepada pihak bursa pada Selasa (1/9/2026).

"Berdasarkan surat yang diterima, rencana penundaan dilakukan karena sampai dengan tanggal 1 September 2026, PT Swayasa Prakarsa Tbk belum memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan untuk melaksanakan penawaran umum," ungkap Saidu dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

"Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp 45.220.000.000," tulis Manajemen SWAP, dikutip Minggu (23/8/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed