Swayasa Prakarsa Alokasikan Dana IPO Rp45,22 Miliar untuk Modal Kerja
Alokasi dana hasil penawaran umum perdana saham PT Swayasa Prakarsa Tbk akan difokuskan penuh untuk modal kerja ekspansi produk inovasi kesehatan. Emiten berkode SWAP tersebut menargetkan perolehan dana hingga Rp45,22 miliar dalam aksi korporasi di Bursa Efek Indonesia pada 24 hingga 27 Agustus 2026.
Penggunaan dana bruto hasil IPO dirinci untuk pembelian bahan baku sebesar Rp5 miliar, peralatan produksi Rp2,3 miliar, serta biaya operasional senilai Rp4,6 miliar. Selain itu, perseroan menyiapkan Rp2 miliar untuk pemasaran, Rp1 miliar guna pengembangan portofolio produk, Rp500 juta untuk peningkatan sumber daya manusia, dan Rp400 juta bagi sistem informasi.
Perseroan melepas sebanyak 323 juta lembar saham baru atau setara 30,3 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran awal ditetapkan pada rentang Rp130 hingga Rp140 per saham dengan penjamin pelaksana emisi efek PT Sukadana Prima Sekuritas, setelah mengantongi izin publikasi OJK pada 21 Agustus 2026.
Perusahaan yang terafiliasi dengan Universitas Gadjah Mada ini mengembangkan portofolio pada bidang alat kesehatan, obat tradisional herbal, serta pangan fungsional. Sejumlah produk komersial yang dipasarkan mencakup RZ-VAC Negative Pressure Wound Therapy, INA-SHUNT, CeraSpon, Gama-CHA, Ventilator Venindo, dan Digital Breath Analyzer.
Selain mengandalkan ekosistem riset UGM, perseroan memperluas jaringan komersialisasi melalui kerja sama dengan Universitas Hasanuddin pada Juni 2026. Seluruh dana yang dihimpun dari IPO diharapkan menopang kapasitas produksi dan komersialisasi produk riset baru di pasar nasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow