Take-Two Interactive Ungkap Pelaku Bocoran Video GTA 6 Segera Ditangkap
Take-Two Interactive, perusahaan induk Rockstar Games, mengumumkan bahwa pihaknya akan segera menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas bocornya video gameplay GTA 6 yang sempat viral. Bocoran tersebut pertama kali disebarkan oleh akun Cyberleek yang juga mempromosikan memcoin kripto, menghasilkan lebih dari USD 250 ribu atau sekitar Rp 4,4 miliar dari 15 cuplikan yang beredar di internet, dilansir dari Detik iNET. Untuk mengusut pelaku, Take-Two telah mengeluarkan surat panggilan kepada beberapa platform besar, termasuk GitHub milik Microsoft dan Discord, guna membantu pelacakan lebih lanjut.
Menurut laporan TorrentFreak, surat panggilan kedua dari Take-Two meminta agar dokumen terkait tetap dirahasiakan sehingga identitas orang yang diselidiki tidak dipublikasikan.
"Take-Two telah mengidentifikasi satu pengguna Discord tambahan dan memperoleh informasi identitas tambahan untuk pengguna Discord yang sebelumnya telah diidentifikasi, serta informasi tambahan mengenai server komunitas yang diidentifikasi dalam surat panggilan pengadilan sebelumnya yang untuknya mereka sekarang mencari informasi yang lebih spesifik," ujar pihak Take-Two, dilansir Dexerto pada 3 September 2026. Pihak Rockstar Games mengaku kebocoran itu sangat menyakitkan. Namun, setelah video resmi GTA 6 diputar di Netflix, antusiasme penggemar justru meningkat drastis.
Video berdurasi 26 menit itu memperlihatkan kehidupan dua protagonis, Jason dan Lucia, di Vice City, serta menampilkan mekanisme bertarung karakter utama dan berbagai misi yang harus diselesaikan. Dalam video tersebut, gamer juga dapat melihat aksi kejar-kejaran mobil antara Jason dan Lucia dengan sejumlah polisi, memberikan gambaran gameplay yang lebih lengkap dibanding trailer sebelumnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow