Telehealth Nyazura mendiagnosis hipertensi dan diabetes warga Zimbabwe

Smallest Font
Largest Font

Pusat telehealth di Nyazura, Zimbabwe, menghubungkan pasien pedesaan dengan dokter melalui konsultasi video untuk mengatasi kekurangan tenaga medis. Warga yang terdeteksi hipertensi dan diabetes dapat memulai pengobatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota.

Anymore Kadzunge, 38 tahun, merasakan nyeri dada dan pusing selama tiga bulan sebelum berjalan 14 km dari Chimbondi ke pusat telehealth. Pemeriksaan tekanan darah menunjukkan kondisinya sangat tinggi, lalu ia berbicara dengan dokter lewat panggilan video.

Kadzunge didiagnosis mengalami hipertensi dan diberi obat yang ia minum setiap hari. Dalam hitungan hari, kondisinya membaik sehingga ia bisa kembali bekerja di ladang.

Upaya serupa berkembang karena sistem kesehatan publik di Zimbabwe menghadapi kekurangan obat, peralatan, dan tenaga medis akibat kesulitan ekonomi. Program telehealth juga dirancang untuk memangkas perjalanan mahal yang sering dibutuhkan pasien pedesaan.

"Perawat memeriksa tekanan darah saya, tapi angkanya sangat tinggi," kata Kadzunge.

Setelah konsultasi video, dokter mendiagnosis hipertensi dan menyusun rencana perawatan. Tanpa pusat di Nyazura, Kadzunge harus menempuh jarak 22 km ke Rusape atau 70 km ke Mutare.

"Saya lalu berbicara dengan dokter melalui panggilan video," ujar Kadzunge.

Peresmian pusat telehealth di Nyazura dimulai pada Mei 2024 dan dikelola oleh perawat terdaftar Noreen Chimanya. Ia memeriksa tanda vital termasuk tekanan darah, gula darah, dan suhu sebelum mengatur konsultasi video dengan dokter.

"Ketika kami membuka layanan pada Mei 2024, telemedis adalah sesuatu yang benar-benar baru di komunitas ini," kata Noreen Chimanya.

Chimanya menyebut warga awalnya terbiasa menemui dokter secara langsung dan pemeriksaan fisik. Ia kemudian melakukan sosialisasi selama berbulan-bulan agar masyarakat memahami cara kerja konsultasi virtual.

"Mereka menyukainya di sini karena tidak ada antrean," kata Noreen Chimanya.

Menurut Chimanya, di fasilitas kesehatan publik orang sering menunggu berjam-jam untuk dilayani. Pusat ini juga memakai Starlink dan baterai lithium cadangan agar konsultasi tetap berjalan saat pemadaman listrik yang sering terjadi.

"Di fasilitas kesehatan publik, orang menghabiskan waktu berjam-jam menunggu untuk dilihat," kata Noreen Chimanya.

Program telehealth diluncurkan pada 2024 oleh ZimSmart Villages bersama NetOne dan Zimbabwe Posts. Organisasi itu menyatakan telah mendirikan 28 pusat telehealth di tujuh dari 10 provinsi Zimbabwe dan melakukan lebih dari 28.000 konsultasi virtual pada 2026, termasuk sekitar 25.000 tes diagnostik.

Tawanda Njerere, pendiri bersama dan kepala operasi ZimSmart Villages, mengatakan program ini menempatkan titik akses kesehatan digital di infrastruktur kantor pos yang sudah ada. Ia menjelaskan bahwa pasien pedesaan tidak lagi harus bepergian 50 km atau lebih ke fasilitas kesehatan perkotaan.

"Alih-alih mengharuskan pasien pedesaan bepergian 50 km atau lebih ke fasilitas kesehatan perkotaan, program ini membangun titik akses kesehatan digital yang tertanam dalam infrastruktur kantor pos yang sudah ada," kata Tawanda Njerere.

Chimene, pedagang dari desa Chimene yang berobat Juli 2024, menyebut ia mengalami penurunan berat badan tanpa sebab, haus ekstrem, dan kelelahan yang menetap. Pemeriksaan di pusat telehealth menemukan gula darah tinggi, lalu ia menerima penanganan berupa infus selama beberapa jam melalui arahan dokter.

Juru bicara ZimSmart Villages juga menekankan layanan telehealth tidak menggantikan semua layanan fasilitas kesehatan tradisional. Misalnya, layanan spesialis seperti kesehatan mata, kesehatan mental, dan penanganan penyakit kronis kompleks masih terbatas secara sistemik, meski program membangun kemitraan dengan penyedia perawatan mata dan jaringan spesialis.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed