TNI AU Pamerkan Enam Jet Tempur F-16 di Bandara Hang Nadim Batam

Smallest Font
Largest Font

Enam pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara dipamerkan secara terbuka kepada masyarakat di Apron Terminal Cargo Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu (2/8/2026). Pameran alutsista ini digelar sebagai bagian dari pangkalan terbuka untuk memperkenalkan alutsista sekaligus ajang edukasi publik.

Kunjungan armada udara ini melibatkan dua unit operasional, yakni Skadron Udara 3 dari Madiun serta Skadron Udara 16 dari Pekanbaru. Kehadiran jet tempur varian F-16 AB dan F-16 CD yang telah menjalani program Mid-Life Upgrade (MLU) tersebut menarik perhatian warga hingga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar kawasan bandara.

Sejumlah pengunjung bahkan rela memarkir kendaraan jauh dari lokasi acara dan berjalan kaki sejauh tiga kilometer demi melihat langsung jet tempur tersebut dari jarak aman. Selain sebagai sarana edukasi, kehadiran dua skadron tempur di Batam ini juga difungsikan untuk mendukung latihan operasi terintegrasi Trimatra bersama TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut.

Warga yang hadir bersama keluarga memanfaatkan momen pameran gratis ini untuk berfoto di area yang disiapkan petugas. Petugas pendamping serta pilot turut disiagakan di sekitar area apron untuk mendampingi pengunjung selama kegiatan berlangsung.

"Mumpung libur, sekalian ajak anak jalan-jalan," kata Mustainah, salah seorang warga yang mengunjungi lokasi pameran.

Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan mempererat hubungan antara TNI AU dan masyarakat luas.

"Kita hadir di Batam untuk ada di tengah-tengah masyarakat, biar masyarakat mengenal apa itu TNI AU dan apa itu pesawat yang kita punya," ujar Djoko dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa seluruh persenjataan yang dioperasikan pada dasarnya bersumber dari dukungan publik.

"Semua pesawat yang kita punya tentunya dibiayai dari masyarakat itu sendiri. Jadi ini bukan punya TNI AU saja, tapi ini punya masyarakat kita sendiri," katanya.

Masyarakat diperkenankan menyaksikan seluruh aktivitas penerbangan F-16, mulai dari persiapan darat, lepas landas, hingga mendarat kembali.

"Masyarakat diizinkan untuk merapat dan berfoto bersama mendekati pesawat dengan batas aman. Ada kru dan pilot yang mendampingi," jelas Djoko.

Ia mengimbau pengunjung untuk selalu mematuhi instruksi keamanan yang ditetapkan oleh para personel di lapangan.

"Mendekat boleh, tapi di jarak yang aman," tegasnya.

Mengenai akses masuk kawasan pameran, ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat diakses tanpa pemungutan biaya.

"Gratis. Ini kan masyarakat yang beli," kata Djoko.

Terkait agenda militer, ia memaparkan bahwa integrasi tiga matra merupakan fokus utama dari pengerahan armada F-16 di wilayah Batam.

"Biasanya latihan itu masing-masing. Nah, sekarang kita gabungkan sehingga lebih menyerupai suatu operasi bersama. Karena kita kan perang tidak sendiri-sendiri. Kita pasti perang tiga matra bergabung menjadi satu," jelasnya.

Kegiatan pameran alutsista udara ini dijadwalkan terus berlangsung di Bandara Hang Nadim Batam hingga 5 Agustus 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed