Donald Trump Batalkan Serangan Militer ke Iran

Smallest Font
Largest Font

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembatalan rencana serangan udara dan pengeboman terhadap Iran pada Kamis, 11 Juni 2026, setelah perundingan draf kesepakatan damai diklaim telah disetujui oleh otoritas tertinggi kepemimpinan Iran.

Pembatalan operasi militer ini langsung berdampak pada pasar keuangan global dengan melonjaknya indeks saham Dow Jones sebesar 900 poin, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate turun 2,58 persen ke angka 87,71 dolar AS per barel.

Meskipun demikian, Trump menegaskan bahwa blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap diberlakukan secara penuh oleh militer Amerika Serikat hingga proses transaksi dan penandatanganan dokumen resmi tersebut benar-benar selesai dilakukan.

Di sisi lain, situasi di Selat Hormuz sempat memanas setelah Komando Sentral AS (Centcom) melumpuhkan kapal tanker M/T Jalveer berbendera Guinea-Bissau dan kapal Settebello berbendera Palau karena dituduh melanggar aturan blokade maritim.

Pemerintah India mengajukan protes keras kepada pihak Amerika Serikat setelah tiga pelautnya, yaitu Patnala Suresh, Aditya Sharma, dan Shivanand Chaurashiya, dilaporkan tewas akibat serangan militer AS terhadap kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz tersebut.

"we have a deal that Iran will never have a nuclear weapon." kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Trump menambahkan bahwa proses penandatanganan kesepakatan tersebut akan segera dilakukan dalam waktu dekat karena draf dokumen secara prinsip telah selesai disusun.

"We have a signing soon, and the documents are in pretty final shape. It should be done and it should be done pretty quickly." ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Sebelum keputusan pembatalan ini diumumkan, Trump sempat mengunggah pernyataan di media sosial Truth Social yang mengancam akan menyerang wilayah Iran secara masif pada malam hari.

"cancelled the scheduled strikes and bombings against Iran this evening." kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Trump juga menyatakan bahwa pengawasan ketat di wilayah perairan tersebut tidak akan dikurangi sama sekali sebelum adanya kesepakatan final.

"The Naval Blockade will remain in full force and effect until this Transaction is finalized — Time and place of the signing to be announced shortly," tambah Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Dalam pernyataan terpisah sebelum ketegangan mereda, Trump sempat mengutarakan niatnya untuk mengambil alih beberapa titik infrastruktur energi penting milik Iran.

"VERY HARD TONIGHT." kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Trump memproyeksikan penguasaan penuh atas wilayah terminal minyak utama Iran di Pulau Kharg dalam waktu dekat.

"At some point in the not too distant future, we will be taking Kharg Island, and other oil infrastructure points, and assume total control of their Oil and Gas Markets." ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Rencana penyerangan ke Pulau Kharg tersebut akhirnya dinyatakan batal oleh Trump jika kesepakatan damai resmi ditandatangani.

"as soon as we sign" kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Trump mengklaim bahwa kesepakatan besar ini membawa dampak positif bagi stabilitas kawasan Timur Tengah.

"The whole Middle East is happy," ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Sebelumnya, Trump sempat menyatakan ancaman kehancuran total pada sistem pertahanan udara, angkatan laut, dan angkatan udara Iran.

"The United States will be hitting Iran (Whose Navy, Air Force, Radar, Anti Aircraft, and all other forms of Defense, together with most of its offensive capability, are GONE!), VERY HARD TONIGHT." kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Saat diwawancarai oleh media Fox News, Trump mengaku sebenarnya menghindari penyerangan yang menyasar fasilitas publik sipil.

"rather not" ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Trump beralasan penyerangan terhadap infrastruktur sipil seperti pembangkit listrik akan memberikan dampak buruk langsung pada kehidupan masyarakat setempat.

"Yeah, but I’d rather not do it, because once you do that, the people suffer," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Pihak militer Amerika Serikat melalui Sekretaris Pertahanan Pete Hegseth memberikan penjelasan mengenai strategi diplomasi militer yang diterapkan oleh pemerintah.

"clearly signaling" kata Pete Hegseth, Sekretaris Pertahanan Amerika Serikat.

Hegseth menegaskan bahwa penggunaan kekuatan militer ini ditujukan untuk memperkuat posisi tawar Amerika Serikat di meja perundingan.

"If we need to negotiate with bombs, we will negotiate with bombs," ujar Pete Hegseth, Sekretaris Pertahanan Amerika Serikat.

Hegseth juga menyatakan bahwa operasi militer ini memiliki batasan yang jelas dan bukan bertujuan untuk memulai konflik terbuka baru.

"set terms" kata Pete Hegseth, Sekretaris Pertahanan Amerika Serikat.

Pemerintah AS mengklaim tindakan ini murni untuk menetapkan ketentuan dalam kesepakatan diplomasi.

"not because we want to restart anything we don't have to restart." ujar Pete Hegseth, Sekretaris Pertahanan Amerika Serikat.

Dari pihak Iran, juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei menyatakan bahwa negaranya belum mengambil keputusan final dan tidak akan melanggar batas aman dalam bernegosiasi.

"discussions" kata Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.

Baghaei menyebutkan bahwa draf dokumen memang sebagian besar telah disepakati namun pihak AS sering mengubah posisi negosiasinya.

"have been brought to the highest level of Iranian leadership and approved". ujar Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menambahkan bahwa agresi militer berulang dari pihak AS justru merusak efektivitas gencatan senjata yang sempat berjalan.

"soon, very soon, maybe over the weekend in Europe" kata Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran.

Araghchi menyampaikan ketidakpuasannya terkait serangan tersebut saat menjalin komunikasi via telepon dengan pejabat Uni Eropa.

"(d)iscussions and final points have been, in both concept and great detail, approved by all parties involved", ujar Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran.

Araghchi menegaskan komitmen Iran untuk menjaga kedaulatan negaranya di tengah tekanan militer luar.

"the United States, Israel, Saudi Arabia, UAE, Qatar, Turkey, Pakistan, Bahrain, Kuwait, Jordan, Egypt, and others". kata Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf turut memperingatkan dampak buruk jika Amerika Serikat mengambil keputusan sepihak.

"if we sign this agreement". ujar Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran.

Ghalibaf menilai strategi militer yang keliru dari pihak luar akan memperburuk situasi keamanan kawasan secara keseluruhan.

"endless quagmire" kata Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran.

Krisis ini dinilai berpotensi menciptakan ketidakstabilan jangka panjang bagi peta geopolitik regional Timur Tengah.

"reset the entire board for the worse". ujar Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran.

Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani menegaskan posisi negaranya yang tidak akan tunduk pada tekanan militer luar.

"tapping us along" kata Amir Saeid Iravani, Duta Besar Iran untuk PBB.

Iravani menyatakan bahwa kesepakatan damai yang kokoh tidak akan pernah tercapai jika didasari oleh ancaman militer.

"They keep playing us for suckers," ujar Amir Saeid Iravani, Duta Besar Iran untuk PBB.

Pihak Iran meminta komunitas internasional memahami bahwa ancaman bom tidak akan memaksa mereka kembali ke meja perundingan.

"No lasting agreement can be achieved through threats, intimidation or the use of force," kata Amir Saeid Iravani, Duta Besar Iran untuk PBB.

Kondisi pasar keuangan global turut mendapat analisis dari pengamat ekonomi yang melihat ketahanan pasar terhadap konflik geopolitik ini.

"closed to all vessels" ujar Thomas Martin, Manajer Portofolio Senior Globalt Investments.

Martin menilai indikator makroekonomi saat ini masih cukup kuat dan tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga minyak mentah akibat konflik.

"Markets don't seem to be fazed" kata Thomas Martin, Manajer Portofolio Senior Globalt Investments.

Martin menambahkan bahwa data inflasi produsen menunjukkan kenaikan harga energi tidak merembet signifikan ke sektor riil lainnya.

"[The] inflation reports that we've gotten don't show that the higher price of oil is really pushing through to other areas, so the underpinnings of the economy are still fairly strong. That's all kind of status quo-ish for the markets." ujar Thomas Martin, Manajer Portofolio Senior Globalt Investments.

Menteri Perkapalan dan Pelabuhan India Sarbananda Sonowal menyampaikan duka mendalam atas gugurnya para pelaut India dalam eskalasi militer di Selat Hormuz.

"deeply unfortunate". kata Sarbananda Sonowal, Menteri Perkapalan dan Pelabuhan India.

Sonowal menegaskan bahwa insiden hilangnya nyawa para pelaut tersebut merupakan kehilangan besar bagi industri maritim negaranya.

"profound loss to our maritime family". ujar Sarbananda Sonowal, Menteri Perkapalan dan Pelabuhan India.

Kementerian Angkatan Bersenjata Kuwait mengeluarkan pernyataan resmi mengenai adanya gangguan keamanan di wilayah udaranya.

"The Iranian aggression resulted in limited material damage without any human casualties," kata Juru Bicara Angkatan Bersenjata Kuwait.

Hingga saat ini, pihak militer Kuwait mengonfirmasi telah berhasil menangani seluruh pergerakan pesawat tanpa awak tersebut tanpa adanya korban jiwa dari warga sipil.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed