United Airlines Menutup Opsi Penggunaan Ratusan Kursi Rebah

Smallest Font
Largest Font

United Airlines menanggung penumpukan ratusan kursi bisnis tipe rebah di fasilitas penyimpanan akibat penundaan sertifikasi pesawat Boeing 737 Max 10 selama bertahun-tahun. Kursi premium yang dipesan sejak 2018 tersebut semula disiapkan untuk armada transkontinental maskapai asal Amerika Serikat tersebut.

Masalah penumpukan komponen interior ini terjadi setelah jadwal pengiriman unit pesawat meleset hingga tujuh tahun dari target awal pada 2020. Menurut catatan resmi maskapai, United memiliki pesanan sebanyak 167 unit pesawat jenis Boeing 737 Max 10 yang kini baru diperkirakan tiba pada musim panas 2027.

Penundaan sertifikasi dari regulator penerbangan dipicu oleh pengerjaan ulang sistem anti-es serta evaluasi keselamatan secara menyeluruh terhadap pabrikan Boeing. Kondisi ini membuat manajemen maskapai tidak dapat memasang deretan kursi premium yang telah terlanjur diproduksi.

"Kami memiliki sekelompok kursi rebah yang kami tidak tahu harus diperbuat apa dengannya," kata Kirby kepada CNBC di Bandara Internasional Newark Liberty, New Jersey.

Ia menegaskan bahwa kendala teknis menghalangi pemanfaatan komponen interior tersebut pada jenis armada lain yang dipunyai maskapai.

"Kursi-kursi itu tidak cocok di pesawat lain," kata Kirby.

Perbedaan dimensi kabin, jalur rel kursi, dan struktur dinding menjadi alasan utama ratusan kursi bisnis tersebut tidak bisa dialihkan ke pesawat buatan Airbus. Sebagai langkah antisipasi, maskapai telah mengoperasikan armada Airbus A321neo sub-armada Coastliner yang dilengkapi dengan desain kabin Polaris terpisah untuk melayani rute transkontinental.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed