Volume Ekspor Hong Kong Melonjak 34,3 Persen pada Juni 2026
Departemen Sensus dan Statistik (C&SD) melaporkan volume ekspor barang Hong Kong melonjak 34,3 persen pada Juni 2026 dibanding periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut diakselerasi oleh lonjakan pengiriman barang ke Amerika Serikat yang mencapai 85,2 persen.
Kenaikan laju ekspor tersebut meningkat dari pertumbuhan 25,8 persen pada Mei 2026. Sementara itu, volume impor barang Hong Kong pada Juni 2026 juga tercatat tumbuh 27,5 persen secara tahunan, naik tipis dari posisi 27,4 persen pada bulan sebelumnya.
Selain volume, indeks harga ekspor dan impor barang mengalami kenaikan masing-masing sebesar 13,6 persen dan 12,7 persen pada Juni 2026. Karena kenaikan harga ekspor sedikit lebih tinggi daripada harga impor, nilai tukar perdagangan (terms of trade) Hong Kong mengalami peningkatan sebesar 0,8 persen dibanding Juni 2025.
Sepanjang semester pertama 2026, C&SD mencatat volume ekspor dan impor barang Hong Kong masing-masing tumbuh 28,7 persen dan 30,4 persen dibanding semester pertama 2025. Pada periode enam bulan pertama tersebut, harga ekspor naik 7,9 persen dan harga impor meningkat 7,6 persen, sehingga indeks terms of trade naik 0,3 persen.
Berdasarkan penyesuaian musiman pada triwulan kedua 2026 terhadap triwulan sebelumnya, volume total ekspor dan impor barang Hong Kong tercatat mengalami kenaikan masing-masing sebesar 6,6 persen dan 2,2 persen.
Selain ke Amerika Serikat, peningkatan volume ekspor pada Juni 2026 terjadi ke Taiwan sebesar 60,5 persen, Vietnam 40,5 persen, dan Tiongkok daratan 36,9 persen. Sebaliknya, volume ekspor ke India tercatat mengalami penurunan sebesar 8,8 persen.
Dari sisi impor, kenaikan volume pasokan pada Juni 2026 tercatat dari seluruh pemasok utama, dipimpin oleh Korea Selatan yang melonjak 109,2 persen, diikuti Vietnam 74,7 persen, Singapura 27,9 persen, Tiongkok daratan 25,0 persen, serta Taiwan 2,2 persen.
Di samping data perdagangan luar negeri, otoritas pembaruan kota Hong Kong (URA) membukukan surplus operasional sebesar HK$338 juta pada tahun keuangan 2025-2026 setelah mengalami kerugian selama tiga tahun berturut-turut. Pada 14 Agustus 2026, Chairman URA Chow Chung-kong menyampaikan penyesuaian strategi dilakukan guna mendanai inisiatif peremajaan kota yang sedang berjalan.
Pada hari yang sama, Pemerintah HKSAR bersama Kementerian Pertanian Tiongkok menyelenggarakan kegiatan promosi produk pertanian unggulan Tiongkok daratan di Hong Kong. Dalam acara tersebut, Biro Lingkungan dan Ekologi (EEB) menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan perwakilan dari Provinsi Hunan, Wilayah Otonom Xizang, dan Provinsi Shandong.
Sekretaris Kepala Administrasi Chan Kwok-ki menegaskan posisi Hong Kong sebagai penyambung utama perdagangan internasional. Menteri Lingkungan dan Ekologi Tse Chin-wan menambahkan bahwa kerja sama tersebut memfasilitasi integrasi produk pangan Tiongkok daratan ke pasar global melalui jaringan distribusi Hong Kong.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow