Wali Kota NYC Larang Siswa TK Hingga SMP Gunakan AI Generatif

Smallest Font
Largest Font

Wali Kota New York City Zohran Mamdani resmi melarang penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence bagi siswa TK B hingga kelas 8 SMP. Kebijakan moratorium AI generatif ini mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2026-2027, sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui laporan ABC7NY pada Kamis, 3 September 2026.

Kebijakan ini akan memengaruhi sekitar 600.000 siswa atau setara dengan dua pertiga dari total murid sekolah negeri di New York City selama satu tahun ke depan. Selain moratorium untuk siswa usia muda, pemerintah kota juga membatasi waktu penggunaan layar serta meluncurkan program literasi AI untuk jenjang SMA.

"Hari ini, saya bangga mengumumkan kebijakan AI yang komprehensif New York City, pertama-tama untuk sekolah negeri. Balai Kota menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Ini adalah kebijakan paling komprehensif di manapun di negara ini," kata Wali Kota New York City, Zohran Mamdani.

Langkah ini diambil pemerintah kota guna memastikan bahwa pemanfaatan teknologi baru tetap memberikan dampak nyata bagi proses pembelajaran anak-anak di sekolah.

"Moratorium ini merupakan komitmen untuk mempersiapkan masa depan dengan baik," ujar Zohran Mamdani.

Pemerintah kota menegaskan pentingnya selektivitas dalam mengadopsi inovasi digital untuk sektor pendidikan.

"Kami akan merangkul teknologi baru, tetapi hanya jika teknologi tersebut bermanfaat bagi siswa kami," kata Zohran Mamdani.

Aturan ini menitikberatkan pentingnya proses belajar yang mengutamakan interaksi langsung antara guru dan murid serta antar sesama siswa.

"Dan mulai dengan prinsip yang mudah. Anak-anak memerlukan guru mereka, dan hubungan dengan manusia untuk belajar. Dan untuk berkembang mereka perlu mengembangkan kemahiran bersama rakan-rakan mereka. Membangun hubungan dengan guru meeka dan berjuang dengan masalah yang sulit dengan kemampuan mereka sendiri," jelas Zohran Mamdani.

Mamdani menyoroti belum adanya bukti atau penelitian independen yang mengonfirmasi efektivitas AI untuk siswa tingkat dasar dan menengah.

"Kita tidak melihatnya begitu. Saya belum pernah melihat studi menunjukkan bahwa AI bermanfaat bagi pelajar di sekolah dasar dan sekolah menengah, dengan pengecualian tentu saja dari penelitian yang disponsori perusahaan-perusahaan untuk keuntungan mereka. Jadi mulai dari tahun ajaran sekolah ini kita akan moratorium satu tahun untuk penggunaan AI generatif untuk pelajar 2K hingga kelas 8," tegas Zohran Mamdani.

Meski larangan berlaku ketat bagi siswa usia dini hingga SMP, para guru di New York City tetap diizinkan memakai teknologi AI untuk menyusun perencanaan materi mengajar serta menyelesaikan tugas administratif yang sesuai dengan standar keamanan kota.

Selain mengatur penggunaan AI, kebijakan ini menetapkan panduan baru batasan waktu layar, termasuk rekomendasi maksimal 30 menit per hari untuk siswa kelas 3-5 dan 45 menit per hari bagi siswa kelas 6-8.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed