Amanda Manopo Konsultasi Kasus Pemalsuan Dokumen ke Polisi

Smallest Font
Largest Font

Aktris Amanda Manopo mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (26/6/2026) untuk berkonsultasi mengenai dugaan kasus pemalsuan dokumen internal perusahaan serta penyebaran hoaks. Langkah hukum ini diambil bersama suaminya, Kenny Austin, dan kuasa hukum Sandy Arifin guna mengumpulkan bukti sebelum membuat laporan resmi.

Masalah ini mencakup ketidakjelasan laporan keuangan, dugaan manipulasi berkas penting, hingga pencemaran nama baik di media sosial yang mengganggu kenyamanan keluarga sang artis. Pihak manajemen mencurigai adanya keterlibatan oknum internal dalam lingkungan perusahaan milik Amanda.

Kuasa hukum Amanda Manopo, Sandy Arifin, menjelaskan bahwa kedatangan mereka masih dalam tahap konsultasi awal untuk mematangkan dasar hukum pidana sebelum menerbitkan laporan formal.

"Jadi baru mau konsultasi terkait adanya dugaan pemalsuan tanda tangan, tapi kami tidak menyampaikan sekarang karena mau konsul dulu. Nanti kalau sudah fix datanya, surat-suratnya, baru kita sampaikan," ujar Sandy Arifin.

Sandy menambahkan bahwa audit internal sedang dilakukan untuk memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas ketidakjelasan finansial tersebut.

"Selain pekerjaan juga ada pencemaran nama baik ya sedikit, ada laporan keuangan yang mungkin belum jelas, itu aja sih," kata Sandy Arifin.

Kehati-hatian ini diterapkan oleh tim hukum agar tidak terjadi kesalahan prosedur dalam melayangkan tuduhan kepada terduga pelaku.

"Kita nggak tahu nih siapa nih, yang kita lagi selidiki adalah orang yang ada di dalam perusahaan ini. Kita juga belum berani menyampaikan karena jangan sampai nanti kita juga salah," tutur Sandy Arifin.

Selain masalah internal perusahaan, Sandy juga menyoroti serangan komentar negatif digital yang menyasar kliennya dan melayangkan somasi terbuka.

"Saya ingin menyampaikan kepada khalayak ramai ataupun juga melalui somasi secara terbuka, mungkin kami juga ingin menyampaikan jangan lagi ada yang mencemarkan nama baik klien kami tanpa bukti yang kuat," ujar Sandy Arifin.

Pihaknya menegaskan siap menjerat para pelaku pelanggaran digital menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik jika aksi tersebut terus berlanjut.

"Bilamana masih terjadi pencemaran nama baik terhadap klien kami, berita bohong, hoaks, kami akan melaporkan juga terkait Undang-Undang ITE-nya," tegas Sandy Arifin.

Berbagai unggahan negatif di ruang siber diakui telah mengusik kedamaian lingkungan keluarga besar sang aktris.

"Ada beberapa postingan ataupun komentar terkait pencemaran nama baik klien kami dan juga keluarganya, itu yang sangat mengganggu klien kami," ujarnya Sandy Arifin.

Sementara itu, Amanda Manopo memilih fokus pada perlindungan privasi anak dan suaminya dari narasi publik yang menyesatkan.

"Buat oknum-oknum yang masih di luar sana, kalau misalkan masih membuat narasi atau melakukan perbuatan yang menurut saya tidak nyaman untuk keluarga, pastinya saya akan turun tangan bersama Mas Sandy," tegas Amanda Manopo.

Saat tiba di lokasi dan dimintai rincian kronologi perkara oleh awak media, Amanda memilih segera bergegas menuju ruang penyidik.

"Pokoknya nanti aja kita ceritain, lebih baiknya kita ke atas dulu, kita konsultasi dulu," ucap Amanda Manopo.

Meski proses hukum sedang dikonsultasikan, manajemen Amanda Manopo dikabarkan tetap membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan sebelum pelaporan resmi dibuat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed