Andoni Iraola Bela Performa Florian Wirtz di Liverpool

Smallest Font
Largest Font

Manajer Liverpool Andoni Iraola memberikan pembelaan terhadap kontribusi Florian Wirtz di tengah sorotan minimnya statistik gol dan assist gelandang tim nasional Jerman tersebut sejak bergabung pada musim panas 2025.

Pemain berusia 23 tahun yang diboyong dari Bayer Leverkusen senilai 116 juta pound sterling itu baru mencatatkan satu assist dan belum mencetak gol di awal musim ini. Meski demikian, Iraola menegaskan bahwa peran Wirtz sebagai gelandang bernomor sepuluh sangat krusial dalam menghubungkan lini tengah dan lini depan Liverpool yang dihuni wajah-wajah baru seperti Bradley Barcola, Victor Munoz, hingga Alexander Isak.

Adaptasi Wirtz dinilai berjalan sangat baik oleh sang pelatih, terutama usai penampilannya saat Liverpool meraih kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid di pentas Liga Champions.

"Ada argumen para winger mengalami perubahan paling besar dengan kehadiran Bradley dan Victor. Mereka memiliki senjata baru yang bisa kami gunakan. Bersama Florian, dia sangat penting bagi kami," ujar Manajer Liverpool, Andoni Iraola.

Ia menambahkan bahwa pergerakan tanpa bola dan kerja keras sang pemain di lapangan jauh lebih bernilai daripada sekadar deretan angka statistik.

"Dia bermain sangat baik melawan Atletico Madrid. Dia sangat membantu kami, juga sangat bagus ketika menguasai bola dan secara keseluruhan saya sangat senang dengan penampilannya," kata Iraola.

Beberapa peluang emas dan keterlibatan proses gol Wirtz sempat dianulir, termasuk saat melawan Nottingham Forest. Iraola menilai pemainnya itu hanya kurang beruntung dalam penyelesaian akhir.

"Saya setuju dia kurang beruntung. Saya ingat ‘gol’ yang dia cetak melawan Nottingham Forest, dia bisa saja memiliki beberapa assist yang sangat bagus, tapi kami tidak menyelesaikannya," ujar Iraola.

Pendekatan taktis Iraola memang tidak berfokus pada catatan individu belaka, melainkan pada kolektivitas permainan skuat The Reds secara keseluruhan.

"Itulah mengapa Anda tidak bisa bermain hanya karena angka. Apakah seorang striker mencetak banyak gol atau tidak? Anda harus melihat performanya.

Apakah dia membantu kami bermain dengan baik? Ya," tegas Iraola.

Pelatih asal Spanyol tersebut menampik anggapan bahwa pemain yang melakukan sentuhan akhir selalu bermain lebih baik dibandingkan rekan setimnya yang lain.

"Seseorang akan mencetak gol dan seseorang akan memberikan assist. Bukan berarti karena Anda melakukan sentuhan terakhir, Anda bermain lebih baik daripada orang lain," kata Iraola.

Iraola menekankan agar seluruh anggota tim berfokus pada kualitas permainan tim dibanding tekanan mencetak gol.

"Saya tidak terlalu fokus pada angka. Saat ini semua tentang angka. Semua orang mengatakan kepada pemain bahwa mereka harus memberikan assist dan mencetak gol. Bagi saya, Anda harus membantu kami bermain dengan baik," tambah Iraola.

Sikap profesional Wirtz dalam sesi latihan sehari-hari juga mendapat pujian tinggi dari sang juru taktik.

"Dia pemain yang mudah ditangani. Terkadang Anda harus banyak berbicara dengan pemain, tetapi Flo sangat profesional. Dia sangat fokus setiap hari dan berlatih dengan baik," kata Iraola.

Ketekunan Wirtz membuat tim pelatih tidak perlu memberikan pengawasan ekstra secara terus-menerus di lapangan.

"Dia tidak membutuhkan saya untuk terus mengawasinya karena dia melakukan hal-hal mendasar dengan sangat baik," ujar Iraola.

Di sisi lain, mantan pemain Liverpool Danny Murphy menilai masalah utama inkonsistensi klub bukan terletak pada Wirtz maupun Alexander Isak. Murphy menyoroti performa dua bek sayap anyar, Milos Kerkez dan Jeremie Frimpong, yang dianggap kurang efektif dalam memberikan umpan silang dan mengambil keputusan di sepertiga akhir lapangan.

Murphy menilai ketidakmampuan Kerkez dan Frimpong dalam membongkar pertahanan rapat lawan menjadi celah yang membedakan mereka dari pendahulunya, Andy Robertson dan Trent Alexander-Arnold. Kritik serupa sebelumnya disampaikan Jamie Carragher yang menyebut Kerkez kerap bermain tanpa arah, serta Gabriel Agbonlahor yang menyarankan perubahan posisi pemain di lini belakang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed