Andy Burnham bakal Temui Volodymyr Zelenskyy di Pangkalan Angkatan Laut

Smallest Font
Largest Font

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham dijadwalkan menerima kunjungan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di pangkalan angkatan laut pada Senin. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan tamu luar negeri pertama bagi Burnham sejak resmi menjabat seminggu lalu.

Kantor Perdana Menteri Inggris menyatakan pertemuan ini menegaskan kekerabatan erat kedua negara. Dalam agenda tersebut, kedua pemimpin akan meninjau langsung latihan militer maritime Exercise Sea Breeze yang diikuti lebih dari 200 personel militer Ukraina di Portland, Dorset.

Inggris juga mengumumkan pembagian kekayaan intelektual perangkat pengacak sinyal elektronik Stone Cloak. Teknologi berukuran komputer tablet ini dirancang untuk mencegah sistem pertahanan udara musuh melacak drone tempur.

Burnham menegaskan komitmen London untuk terus berada di sisi Kyiv hingga konflik selesai.

"Inggris berdiri bersama Ukraina, bahu-membahu, dan dukungan kami tetap tidak tergoyahkan. Rusia tidak boleh meragukan tekad kami, dan kami tidak akan mundur sampai kami mencapai perdamaian yang bertahan lama dan adil bagi Ukraina," kata Burnham, Perdana Menteri Inggris.

Teknologi Stone Cloak rencananya akan diproduksi secara massal oleh Ukraina dan dipasang pada senjata jarak jauh generasi baru milik Inggris, termasuk misil jelajah Project Brakestop.

"Stone Cloak adalah inovasi terbaik dalam negeri Inggris yang telah teruji di garis depan, dan ini akan sangat penting untuk melindungi keamanan di kedua negara kita," ujar Burnham, Perdana Menteri Inggris.

Sejak invasi penuh Rusia dimulai pada Februari 2022, total bantuan Inggris untuk Ukraina telah mencapai £25 miliar, dengan £16 miliar di antaranya berupa bantuan militer.

Zelenskyy mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari pemerintah Inggris yang baru dibentuk tersebut.

"Saya sungguh menghargai bahwa dukungan untuk Ukraina dan rakyat kami akan tetap teguh," kata Zelenskyy, Presiden Ukraina.

Sebelumnya, mantan Perdana Menteri Sir Keir Starmer sempat mengunjungi Kyiv dan memberikan bantuan senilai £255 juta sebelum meletakkan jabatannya.

Zelenskyy sempat mengutarakan kekhawatirannya terkait dinamika perubahan kepemimpinan di negara-negara sekutu.

"Tentu saja saya takut akan perubahan, tentu saja kami takut karena kami berada dalam perang setiap hari," kata Zelenskyy, Presiden Ukraina.

Meskipun demikian, Zelenskyy meyakini hubungan bilateral antara kedua bangsa akan tetap terjaga dengan kokoh.

"Namun sekali lagi prioritasnya adalah hubungan antar bangsa, bukan hanya antar orang. Saya yakin hubungan ini tidak akan berubah, atau kita harus melakukan yang terbaik agar tidak kehilangan hubungan yang sangat baik ini," ujar Zelenskyy, Presiden Ukraina.

Ia menaruh harapan besar pada kemitraan jangka panjang bersama Inggris.

"Saya berharap kita tidak akan pernah kehilangan hubungan yang kuat dengan Inggris selama atau setelah perang," kata Zelenskyy, Presiden Ukraina.

Menanggapi hal tersebut, Starmer memberikan kepastian singkat atas komitmen negaranya.

"Anda tidak akan kehilangan itu," ujar Keir Starmer, Mantan Perdana Menteri Inggris.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed