Baby Margaretha Memutuskan Berhijab Usai Menikah dan Diberi Ultimatum Suami
Aktris Baby Margaretha memutuskan untuk mengubah penampilannya dengan berhijab usai menikah dengan Aris. Keputusan yang diambil setelah melewati masa keraguan tersebut disampaikan saat menghadiri acara Rumpi No Secret di Trans TV, Jakarta Selatan, pada Selasa (1/9/2026).
Proses perubahan penampilan ini diakui Baby tidak berlangsung secara mendadak. Ia sempat merasa terkejut dan sempat menolak ketika sang suami pertama kali memintanya untuk menutup aurat.
"Prosesnya banyak ya, banyak kayak tantangannya. Karena sebelumnya memang belum siap untuk berhijab. Karena aku orangnya dulu waktu nikah sama almarhum yang bule (suami sebelumnya) itu kan memang biasa bebas, bebas mau pakai pakaian apa pun," kata Baby Margaretha di Studio Rumpi No Secret Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (1/9/2026).
Keinginan suami untuk melihatnya berhijab bahkan sempat memicu perselisihan di antara mereka. Penolakan dari Baby membuat hubungan keduanya sempat merenggang sementara waktu.
"Jadi tiba-tiba harus berhijab sekarang agak kaget gitu, dan memang sempat menolak, tapi seiring berjalannya waktu mulai berpikir. 'Ya ini adalah jalan yang terbaik untuk aku'. Sudah kayak kewajiban sebagai muslimah untuk berhijab. Jadi alhamdulillah memutuskan untuk berhijab," ungkapnya.
Penampilan barunya tersebut telah berjalan selama kurang lebih satu tahun. Keputusan tersebut murni dipengaruhi oleh permintaan sang suami.
"Iya, dari suami memang pengin aku berhijab. Awalnya memang menolak. Terus kita juga sempat break dulu karena akunya menolak," tuturnya.
Pada masa awal permintaan tersebut, Baby merasa belum siap secara spiritual. Ia merasa masih perlu memperdalam pemahaman agamanya terlebih dahulu sebelum memantapkan hati.
"Aku ngerasa ilmu agamaku juga belum sempurna, aku juga masih perlu belajar. Jadi kok terburu-buru sih, gitu kan. Tapi ya udulah karena sudah menikah aku harus patuh pada suami. Jadi ya akhirnya aku memutuskan untuk berhijab," ujarnya.
Sikap tegas pun ditunjukkan oleh sang suami demi mendorong perubahan penampilan Baby. Sebuah ketetapan disampaikan agar Baby mengambil keputusan secara pasti.
"Diultimatumnya, 'Ya udah kamu kalau gak mau dihijab, kita game over, udahan aja', gitu kan. Aku juga sempat yang menolak keras kan, 'Oh ya udah terserah!' Aku kan orangnya keras kepala," kata Baby.
Masa perenungan selama beberapa pekan akhirnya dimanfaatkan Baby untuk memikirkan ulang arah keputusannya. Sikap menolak yang sebelumnya ia tunjukkan mulai dipertanyakan kembali.
"Dalam waktu beberapa minggu itu berpikir gitu kan, 'Ini benar gak sih yang aku jalani ini? Benar gak sih aku menolak yang suami inginkan padahal ini bagus untuk aku?'" tuturnya.
Berbagai gejolak emosi sempat dirasakan olehnya selama proses perenungan tersebut. Namun kewajiban sebagai seorang istri akhirnya menjadi pertimbangan utama bagi Baby untuk mematuhi arahan suami.
"Di situ berpikir lama, sempat yang marah, nangis, kesal, itu semua rasanya campur aduk gitu kan. Tapi balik lagi, ya aku sekarang udah menikah dan aku harus komit, aku harus patuh sama suami, dan suami pun memang mengajak aku ke kebaikan," jelasnya.
Perasaan tidak percaya diri dan ragu juga sempat menghampiri Baby saat awal mula mengenakan hijab di public space.
"Iya, walaupun sempat agak-agak 'Aduh belum siap' kayak gitu. Kadang pas pertama kali pakai hijab pun masih kayak nggak pede gitu, masih insecure. 'Aduh aku bagus nggak sih dikerudung?' gitu kan. Ya ngerasa kayak nggak pede saja. Kadang malu gitu," ujar Baby Margaretha di Studio Rumpi No Secret Trans TV, Selasa (1/9/2026).
Dukungan moral terus diberikan oleh sang suami untuk membantunya tampil lebih percaya diri.
"Ya kalau misalkan pergi sama suami ke mana, pasti dia bilang 'Eh kamu cantik deh dikerudung' kayak gitu," tuturnya.
Keraguan terhadap bentuk wajahnya saat menggunakan model kerudung tertentu juga sempat dirasakan oleh Baby.
"Terus aku pernah pakai kerudung yang wajahku tuh kelihatan kayak bulat banget gitu, pokoknya aku ngerasa aduh jelek banget deh, kayak nggak cantik," ungkapnya.
Meskipun demikian, sang suami konsisten memberikan pujian untuk membesarkan hati Baby.
"Tapi dia membesarkan hati aku kayak, 'Ih kamu cantik kok pakai ini'. Masa sih? Padahal dalam hati aku ngerasa jelek banget gitu, tapi dia membesarkan hati aku selalu kayak gitu.
Jadi akunya kadang kan lama-lama pede, 'Ah ya sudahlah'. Suami juga nggak komplain aku pakai kerudung model kayak gini gitu," sambung Baby.
Perubahan gaya berbusana ini memengaruhi tawaran pekerjaan di industri hiburan. Pilihan peran di sinetron maupun film diakui menjadi lebih terbatas dari sebelumnya.
"Iya sih, susah ya kalau untuk di sinetron atau film, kebanyakan kan mereka maunya yang tanpa hijab ya. Ya otomatis sih susah sekarang. Dan kalaupun ada peran yang pakai hijab, itu perannya tuh hanya sedikit, terbatas, nggak banyak," kata Baby.
Kendati demikian, fokus utamanya kini bergeser pada urusan rumah tangga dan membesarkan anak-anaknya.
"Jadi ah ya sudahlah, toh sekarang juga sudah punya suami gitu kan, mau ngapain lagi sih. Sekarang aku lebih fokus ke keluarga saja dan untuk anak-anak," ujarnya.
Kenyamanan berbusana dicapai Baby dengan memilih pakaian muslimah yang cocok dengan gaya pribadinya.
"Ya memang pas pakai hijab kayak gitu tuh, gimana sih caranya aku pengin biar aku suka, aku nyaman pakai hijab tuh gimana sih caranya? Akhirnya aku mikir, 'Oh, aku harus pakai baju yang aku suka, yang style aku banget'," jelasnya.
Proses eksplorasi gaya pakaian fashionable membantu Baby membangun rasa percaya diri dalam berhijab.
"Jadi aku cari baju-baju yang lucu-lucu, yang aku suka, yang fashionable gitu, yang aku pede pakainya gitu kan. Tapi tetap fashion. Setelah aku pakai, aku pede, akhirnya aku lama-lama jadi nyaman untuk memakai pakaian muslim dan berhijab kayak gitu," lanjut Baby.
Koleksi pakaian seksi lamanya sebagian besar telah disumbangkan kepada rekan-rekannya sesama model.
"Sudah aku wakafin ke teman-teman yang belum pakai hijab. Walaupun sebenarnya nggak boleh ya itu dosa. Temannya akhirnya pakai baju yang seksi-seksi ya," kata Baby sambil tertawa.
Alasan pemberian pakaian tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan profesi teman-temannya.
"Tapi ya sudah, selama dipakai untuk mendukung kariernya dia, kan teman-teman juga banyak teman-teman model ya, jadi ya semua aku kasih-kasihin ke teman-teman model sih," sambung Baby.
Beberapa helai pakaian lama tetap disimpan untuk dikenakan secara privat di dalam rumah.
"Paling disisain sedikit sih buat di rumah, kalau aku pakai di rumah pas lagi ada suami aku pakai gitu," ungkapnya.
Dukungan positif dan doa agar tetap konsisten berdatangan dari teman-teman terdekatnya.
"Teman-teman sih alhamdulillah positif, dan ada yang 'Alhamdulillah ya beneran kamu pakai hijab' kayak gitu ya. Mudah-mudahan istikamah sih, lebih mendoakan," tuturnya.
Sementara itu, keraguan dan komentar miring dari warganet disikapi Baby dengan santai tanpa ambil pusing.
"Tapi kalau netizen ya mungkin haters ada yang bilang, 'Alah paling juga nanti besok-besok dibuka lagi'. Kalau netizen ada yang kayak gitu. Tapi ya sudahlah nggak usah dipikirin," pungkas Baby Margaretha.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow