BCA Bagikan Dividen Interim Rp 3,07 Triliun pada Kuartal III 2026
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp 3,07 triliun untuk kuartal III tahun buku 2026, sebagai wujud komitmen perseroan kepada pemegang saham, dilansir dari Detik Finance.
Saham BCA menguat 0,78% ke harga Rp 6.450 per saham pada penutupan perdagangan Kamis (21/8/2026). Secara kumulatif, saham BCA naik 1,18% dalam lima hari terakhir dan 5,74% dalam tiga bulan terakhir.
Volume perdagangan saham BCA hari ini mencapai 100,68 miliar dengan nilai transaksi Rp 648,87 miliar. Kapitalisasi pasar BCA tercatat sebesar Rp 795,12 triliun.
BCA membukukan pertumbuhan kredit sebesar 8,0% secara tahunan menjadi Rp 1.036 triliun pada semester I-2026. Pencapaian ini menandai pertama kalinya kredit perbankan mereka melewati Rp 1.000 triliun, menurut data yang dilansir dari Detik Finance.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menjelaskan keputusan pembagian dividen ini didasarkan pada posisi permodalan yang solid, likuiditas memadai, dan kualitas aset yang tetap terjaga.
"Kami bersyukur dapat kembali menjalankan komitmen untuk membagikan dividen interim lebih dari satu kali pada tahun buku 2026," ujar Hendra dalam keterangan resmi.
Menurut Hendra, pertumbuhan kredit tersebut didukung oleh pendanaan yang kuat, terutama dana giro dan tabungan (CASA) yang mencapai Rp 1.082 triliun atau tumbuh 10,2% secara tahunan.
Total laba BCA dan entitas anak tercatat sebesar Rp 29,5 triliun pada semester I-2026, memperkuat posisi keuangan perseroan di tengah tantangan ekonomi.
Jadwal pembayaran dividen interim BCA akan dilakukan pada 16 September 2026 sebagai bagian dari proses distribusi kepada para pemegang saham.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow