Berkshire Hathaway Timbun Kas 397 Miliar Dolar AS untuk Aksi Korporasi

Smallest Font
Largest Font

Konglomerat investasi asal Amerika Serikat, Berkshire Hathaway, mencatatkan kepemilikan kas dan obligasi pemerintah jangka pendek hingga mencapai rekor 397 miliar dolar AS pada akhir kuartal pertama. Penimbunan dana tunai ini memberikan ruang gerak finansial yang sangat besar bagi Chief Executive Officer (CEO) baru, Greg Abel, serta Chairman Warren Buffett untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) maupun akuisisi berskala besar.

Lonjakan cadangan kas tersebut dicapai setelah Berkshire menjadi penjual bersih portofolio sahamnya selama beberapa tahun terakhir, termasuk pemangkasan signifikan pada kepemilikan saham Apple Inc. dan Bank of America. Kepemilikan saham Apple dipangkas dari puncaknya yang melebihi 915 juta saham menjadi tinggal 228 juta saham pada akhir kuartal pertama, sementara porsi saham di Bank of America telah dikurangi lebih dari 75 persen sejak 2024 hingga tersisa 514 juta saham.

Di sisi lain, analisis SEC dari Barron's mengindikasikan bahwa perusahaan kemungkinan telah mengeksekusi pembelian kembali saham senilai rekor 11 miliar dolar AS pada kuartal kedua, melampaui rekor sebelumnya sebesar 9 miliar dolar AS pada kuartal keempat 2020. Penurunan jumlah saham Kelas A sekitar 11.000 lembar antara 14 April hingga 14 Juli menguatkan sinyal bahwa manajemen menilai harga saham Berkshire saat ini berada di bawah nilai intrinsiknya.

Strategi akumulasi kas di tengah valuasi pasar yang melambung tinggi ditegaskan oleh pimpinan perusahaan sebagai langkah disiplin untuk menunggu peluang investasi yang tepat.

"Kami mengevaluasi setiap peluang berdasarkan potensinya untuk menumbuhkan nilai intrinsik per saham Berkshire dalam jangka waktu yang diukur secara berkelanjutan," kata Greg Abel, CEO Berkshire Hathaway.

Abel juga menekankan bahwa besarnya posisi kas tidak berarti perusahaan menarik diri dari aktivitas investasi.

"Berapa kali dalam sejarah Berkshire, beberapa pengamat menunjukkan bahwa posisi kas kami yang besar menandakan penarikan diri dari investasi. Ini tidak benar," kata Greg Abel, CEO Berkshire Hathaway.

Ia menambahkan bahwa pimpinan perusahaan terus mengevaluasi berbagai kesempatan investasi secara disiplin.

"Kami terus mengevaluasi banyak peluang dan akan tetap sabar serta disiplin dalam mengejar peluang yang tepat demi keuntungan para pemilik kami," kata Greg Abel, CEO Berkshire Hathaway.

Sikap hati-hati dalam mengalokasikan modal di tengah tingginya harga saham pasar modal AS turut ditegaskan oleh Chairman Berkshire Hathaway.

"Pikirkanlah, jika setelah kita selesai berbicara, Anda berkata, 'Saya punya ide baru bernilai 100 miliar dolar yang bagus.' Saya akan menjawab, 'Mari kita bicara'," kata Warren Buffett, Chairman Berkshire Hathaway.

Indikator Buffett saat ini mencatatkan rasio nilai pasar saham AS terhadap PDB sebesar 219 persen, atau sekitar 64 persen di atas tren historisnya. Meski menahan sebagian besar dana dalam instrumen Treasuries, Berkshire tetap mengelola portofolio saham senilai 361 miliar dolar AS dan sempat membuka posisi investasi baru di Delta Air Lines serta Macy's.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed