BKN Dorong Pemerintah Daerah Terapkan Sistem Manajemen Talenta ASN

Smallest Font
Largest Font

Badan Kepegawaian Negara mendorong seluruh pemerintah daerah untuk segera mengimplementasikan sistem Manajemen Talenta ASN sebagai instrumen utama pengisian jabatan dan pengembangan karier pegawai pada Selasa, 12 Mei 2026.

Langkah strategis tersebut diarahkan langsung oleh Kepala BKN, Prof. Zudan, dalam pertemuan bersama Kementerian PANRB, Komisi II DPR RI, serta sejumlah kepala daerah asal Provinsi Kalimantan Selatan di Jakarta.

"Postur jabatan ASN saat ini perlu diikuti dengan strategi pengelolaan ASN yang modern dan adaptif. Karena itu, BKN mendorong seluruh pemerintah daerah untuk segera menerapkan Manajemen Talenta sebagai instrumen utama dalam pengisian jabatan dan pengembangan karier ASN," tegas Prof. Zudan di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, sebagaimana dilansir dari bedanews.com.

Kebijakan penataan struktur kepegawaian ini bertujuan menyelaraskan penempatan pejabat dengan kebutuhan organisasi serta visi pembangunan daerah yang tercantum dalam RPJMD. Penerapan instrumen baru ini sekaligus menjadi solusi atas tantangan pengelolaan belanja pegawai, peningkatan mutu pelayanan publik, serta percepatan digitalisasi tata kelola pemerintahan.

Sebagai bentuk dukungan, BKN berkomitmen memberikan pendampingan intensif bagi instansi daerah melalui layanan konsultasi daring yang terjadwal tanpa dipungut biaya. Berdasarkan laporan mediakompeten.co.id, langkah serupa dijalankan bersama Pemerintah Kabupaten Bintan dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk mengoptimalkan penempatan pegawai berbasis kompetensi serta kinerja nyata.

Upaya transformasi di Kabupaten Bintan diawali melalui kegiatan ekspose Manajemen Talenta ASN di Kantor BKN RI, Jakarta, pada Rabu, 22 April 2026. Pemetaan talenta tersebut menyasar 1.355 Pegawai Negeri Sipil dari berbagai tingkatan jabatan di Kabupaten Bintan agar ekosistem birokrasi daerah menjadi lebih adaptif.

Bupati Bintan Roby Kurniawan hadir langsung dalam kegiatan ekspose tersebut dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika. Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Manajemen ASN Dr. Rahman Hadi, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Dr. Samsul Hidayat, Direktur Arsip Kepegawaian ASN Rury Citra Diani, serta Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta.

"Bagi kami, Manajemen Talenta ini adalah perubahan paradigma untuk membangun ekosistem birokrasi yang menempatkan orang pada posisi yang tepat atau the right person in the right place," ujar Roby Kurniawan, Bupati Bintan.

Sistem ini dirancang secara terstruktur untuk mengukur potensi pegawai sekaligus memastikan efektivitas pengembangan karier di masa depan. Melalui metode ini, setiap posisi jabatan strategis diharapkan dapat diisi oleh aparatur yang memenuhi kualifikasi secara tepat.

"Kami ingin mewujudkan instrumen strategis guna memastikan tata kelola ASN berjalan profesional. Transformasi ini adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang adaptif dan sistem yang kuat," kata Roby Kurniawan, Bupati Bintan.

Pernyataan serupa juga dikutip dari sijorikepri.com saat Bupati Bintan menyampaikan paparan transformasi SDM berbasis kompetensi di hadapan sejumlah pejabat teras BKN RI.

"Bagi kami, Manajemen Talenta ini adalah perubahan paradigma untuk membangun ekosistem birokrasi yang menempatkan orang pada posisi yang tepat atau the right person in the right place," ujar Roby Kurniawan seperti dikutip dari sijorikepri.com.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar sosialisasi dan coaching aplikasi SIMATA BKN selama dua hari hingga Rabu, 13 Mei 2026. Agenda yang bertujuan meningkatkan pemahaman implementasi sistem merit ini diikuti oleh 345 peserta dari kalangan pejabat struktural dan fungsional madya.

Kegiatan di Maluku Utara tersebut dibuka oleh Dr. Herman bersama Kepala Kantor Regional XI BKN Manado Dr. Akhmad Syauki, dengan menghadirkan narasumber utama Agustina Dorsima Dolonseda. Melalui skema kotak 9 kelompok talenta, visualisasi data kinerja dan potensi aparatur dapat tergambar secara komprehensif.

"Melalui kegiatan ini diharapkan ke depannya dapat menjadi basis data yang akurat bagi ASN yang akan dimanfaatkan dalam proses pengisian calon pejabat eselon II," ujar Zulkifli, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Maluku Utara.

Akurasi serta pembaruan kualitas data dinilai menjadi faktor penentu utama agar pengambilan keputusan dalam birokrasi tetap berjalan objektif. Implementasi manajemen talenta digital ini diharapkan mempercepat penentuan suksesor jabatan strategis guna mendukung program kerja kepala daerah.

Pada wilayah lain, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai bersiap menggelar ekspose serupa di Kantor BKN Jakarta yang dijadwalkan pada Kamis, 21 Mei 2026. Guna mematangkan kesiapan tersebut, Pemkab Morotai bekerja sama dengan Kantor Regional XI BKN Manado melaksanakan Sosialisasi Penerapan Manajemen Talenta dan Penegakan Disiplin ASN pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Sekretaris Daerah Morotai, Muhammad Umar Ali, dalam laporan timesindonesia.co.id menyebut manajemen talenta merupakan instrumen reformasi birokrasi yang penting untuk melahirkan aparatur yang profesional dan adaptif. Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Akhmad Syauki, mengingatkan bahwa regulasi mewajibkan PNS mengikuti pengembangan kompetensi minimal 20 JP per tahun, sedangkan PPPK wajib memperoleh minimal 24 JP per tahun.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed