Cathay Pacific Perpanjang Penangguhan Penerbangan ke Dubai dan Riyadh hingga November 2026
Cathay Pacific mengumumkan penangguhan penerbangan penumpang dan kargo ke Dubai dan Riyadh hingga 30 November 2026 akibat perkembangan terakhir di Timur Tengah, dengan kemungkinan penerbangan kembali dimulai paling cepat 1 Desember 2026, menurut gbcode.rthk.hk dan nomadlawyer.org.
Penangguhan ini memperpanjang ketidakhadiran maskapai asal Hong Kong tersebut di dua pasar penerbangan penting di Timur Tengah selama sembilan bulan, sejak awal penghentian pada 28 Februari 2026 karena ketidakstabilan keamanan ruang udara di kawasan tersebut, seperti dilansir rustourismnews.com.
Penangguhan awal yang direncanakan berakhir pada akhir Oktober bergeser beberapa kali sebelum diputuskan diperpanjang hingga akhir November, menyebabkan pembatalan penerbangan dan pembatalan layanan kargo ke kedua kota tersebut, menurut nomadlawyer.org.
Untuk penumpang yang terdampak, Cathay Pacific menyediakan kebijakan fleksibel berupa pembatalan tanpa biaya, pengembalian dana penuh, dan pengubahan jadwal penerbangan tanpa biaya perubahan tiket bagi tiket yang diterbitkan sebelum 4 September 2026, ujar nomadlawyer.org.
Maskapai juga menginformasikan bahwa perubahan jadwal harus dilakukan sebelum 31 Desember 2026 dengan perjalanan harus selesai paling lambat 31 Maret 2027. Namun, penumpang yang memilih rute alternatif dengan biaya lebih tinggi tetap harus membayar selisih tarif, tulis nomadlawyer.org.
Cathay Pacific terus meninjau waktu yang tepat untuk melanjutkan layanan kargo ke Dubai dan Riyadh, tanpa menetapkan jadwal pasti, sementara layanan penumpang tetap dibekukan hingga akhir November, menurut gbcode.rthk.hk dan rustourismnews.com.
Maskapai regional dan global lain seperti Lufthansa juga menunda atau mengubah jadwal penerbangan menghindari wilayah udara yang berisiko, sementara maskapai lokal di Uni Emirat Arab seperti Emirates tetap beroperasi normal antara Hong Kong dan Dubai dengan pesawat besar seperti Airbus A380 dan Boeing 777-300ER, lapor nomadlawyer.org.
Emirates dan Qatar Airways masih melayani rute dari Hong Kong ke Timur Tengah, menyediakan alternatif koneksi bagi penumpang selama penangguhan Cathay Pacific, menurut rustourismnews.com dan nomadlawyer.org.
Cathay Pacific telah mengalihkan kapasitas penerbangannya dari rute Timur Tengah ke pasar lain seperti Manchester dan Roma, serta mencatat peningkatan permintaan untuk rute alternatif melalui Hong Kong, kata rustourismnews.com.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow