Como 1907 Gelontorkan Rp2 Triliun demi Lolos Liga Champions
Klub Liga Italia Como 1907 langsung mengalokasikan dana lebih dari 100 juta euro atau sekitar Rp2,06 triliun pada bursa transfer musim panas 2026 demi memperkuat skuad menjelang debut perdana mereka di kompetisi Liga Champions.
Langkah besar tim asuhan Cesc Fabregas ini ditandai dengan kesepakatan senilai 60 juta euro untuk mempertahankan gelandang muda Nico Paz dari Real Madrid. Real Madrid menyertakan klausul pembelian kembali senilai 80 juta euro yang baru berlaku pada musim panas 2027.
Selain Nico Paz, Como mendatangkan Yan Couto dari Borussia Dortmund seharga 20 juta euro, bek sayap Kaiki dengan status pinjaman berserta kewajiban tebus 14 juta euro, serta gelandang Luis Milla senilai 6 juta euro. Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, Como juga segera merampungkan transfer Mattia Liberali senilai 6 juta euro dan masih berburu pemain bertahan serta penyerang alternatif.
Di sisi lain, kesuksesan Como menembus Liga Champions turut menjaga komitmen pelatih Cesc Fabregas yang sempat diincar oleh sejumlah klub besar Italia dan Inggris dalam beberapa bulan terakhir.
Presiden Como 1907 Mirwan Suwarso mengonfirmasi komitmen Fabregas tersebut dalam sebuah wawancara dengan surat kabar La Stampa yang dilansir oleh Goal.com dan Kompas.com.
"Fabregas telah menolak tiga klub Italia dalam beberapa bulan terakhir, salah satunya adalah Napoli. Tak ada yang berkembang seperti kami; banyak tim yang bangkrut demi meraih trofi," ujar Mirwan Suwarso, Presiden Como 1907.
Mirwan menjelaskan bahwa penolakan tersebut menegaskan loyalitas Fabregas yang juga berstatus sebagai pemegang saham minoritas klub, setelah sebelumnya sempat dikaitkan dengan Inter Milan dan Chelsea.
"Beberapa klub sudah menawarinya, setidaknya tiga dalam beberapa bulan terakhir, tetapi ia menolaknya. Salah satunya adalah Napoli, seperti yang sudah diberitakan di beberapa surat kabar lokal. Dua lainnya? Salah satunya dari Italia, saya tidak akan mengatakan lebih dari itu," kata Mirwan Suwarso, Presiden Como 1907.
Keberhasilan Como lolos ke kompetisi tertinggi Eropa ini diakui berdampak besar pada percepatan pengembangan infrastruktur komersial dan penyesuaian regulasi finansial klub.
"Kami ingin tampil lebih baik daripada tahun sebelumnya, tetapi tidak menyangka bisa mencapai prestasi setinggi ini. Berada di Liga Champions memungkinkan kami memperbaiki kondisi keuangan kami. Namun, pada saat yang sama, kami harus mempercepat prosesnya, karena semula kami memperkirakan akan mencapai tujuan ini dalam beberapa tahun ke depan.
Kini kami memiliki waktu yang lebih sedikit untuk mengembangkan infrastruktur komersial kami dan menyesuaikan diri dengan peraturan keuangan. Namun, kami pasti bisa melakukannya dan tidak boleh menyia-nya kesempatan ini. Target di Eropa?
Kita lihat saja bagaimana kondisi kami setelah persiapan musim panas. Untuk saat ini, saya bermimpi bisa menyaksikan tim-tim seperti Manchester United dan Real Madrid bertanding di Como," ujar Mirwan Suwarso, Presiden Como 1907.
Lonjakan prestasi ini juga diikuti oleh pertumbuhan nilai pasar skuad Como yang sangat signifikan dalam dua musim terakhir.
"Kami adalah tim Italia yang mencatat tingkat pertumbuhan nilai transfer pemain tertinggi: dalam dua musim, nilainya naik dari 60 menjadi 389 juta euro. Dari segi komersial, kami tumbuh sebesar 300% setiap tahun. Kami memang masih pendatang baru, tetapi saya ingin mencari klub lain yang tumbuh secepat kami.
Jika ada tawaran, kami akan mendengarkannya. Jika kami menyukainya, kami akan menerimanya, tetapi kami tidak takut untuk menolaknya. Musim panas lalu, kami menolak tawaran sebesar 60 juta untuk Assane Diao—saya tidak bisa menyebutkan dari siapa.
Dan pada musim dingin, kami juga menolak tawaran lain sebesar 40 juta untuk Jayden Addai. Dalam sejarah, ada banyak tim yang demi memenangkan trofi akhirnya bangkrut," kata Mirwan Suwarso, Presiden Como 1907.
Pihak manajemen Como kini berfokus menyelesaikan perburuan satu atau dua pemain belakang tambahan serta satu penyerang tengah baru sebagai opsi alternatif bagi Tasos Douvikas di lini depan.
What's Your Reaction?
-
2
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow